Home > Berita Liga Indonesia > PSIS Mengaku Berat Lanjutkan Kompetisi Tanpa Penonton

PSIS Mengaku Berat Lanjutkan Kompetisi Tanpa Penonton

Semarang – Pihak klub PSIS Semarang mengajukan permintaan kepada PSSI jika Liga 1 2020 tetap dilanjutkan kembali di tengah wabah virus Corona. PSIS mendesak federasi sepakbola nasional itu bersedia menanggung seluruh pengeluaran tim.

PSIS adalah salah satu tim yang bersikeras menolak kompetisi bergulir dengan alasan keamanan dan kesehatan pemain hingga ofisial tim, serta panitia pelaksana (panpel) pertandingan.

Namun dalam rapat online dengan perwakilan klub Liga 1 dan 2, serta asosiasi pemain dan pelatih, PSSI berkomitmen menggelar lagi kompetisi dengan prosedur kesehatan yang mengacu kepada arahan FIFA, kementerian kesehatan, serta kementerian pemuda dan olahraga.

Manajer umum PSIS Wahyoe Winarto menyampaikan, PSSI harus membuat pertimbangan yang baik sebelum memutuskan melanjutkan kompetisi. Jika Liga 1 tetap diputar kembali, Mahesa Jenar mengajukan persyaratan kepada PSSI.

“Kami ingin kompetisi berhenti. Pastinya jika bergulir kemungkinan besar tanpa penonton, tak ada pemasukan tiket. Pasti berat bagi klub untuk membiayai operasional pertandingan,” ujar pria yang akrab disapa Liluk ini.

“Jika memang kompetisi Liga 1 tetap harus berjalan, PSIS minta semua biaya ditanggung PSSI, dari biaya operasional, jaminan kesehatan, tes swab, serta . . . Gabung . . . subsidi bagi klub minimal Rp1,5 miliar.”

Tak hanya itu, manajemen PSIS juga meminta syarat PSSI mau menanggung kemungkinan munculnya biaya tambahan, seperti jika pemain terjangkit virus Corona, sehingga melakoni karantina selama 14 hari.

“Selain mengganggu jadwal kompetisi, pasti juga timbul biaya lain selama karantina. Jika itu terjadi, kita berharap biaya yang timbul ditanggung PSSI,” tandas Liluk.

Sementara itu, CEO PSIS, AS Sukawijaya, berencana mengajak perwakilan suporter untuk meminta korespondensi dari mereka terkait rencana PSSI melanjutkan kompetisi.

“Kami perlu mendengar bagaimana pendapat suporter soal format liga yang diusulkan dalam rapat virtual tersebut. Baru setelah itu kami bisa menentukan sikap setuju atau menolak gagasan itu,” tegas pria dengan sapaan Yoyok ini. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Liga Belum Juga Bergulir, Pesepak Bola Kirim Surat Terbuka ke Presiden Jokowi

Jakarta – Sejumlah perwakilan pemain sepak bola yang tergabung di dalam Asosiasi Pesepak Bola Profesional ...