Home > Berita Bola > PSIS Berharap Format Degradasi Tak Dihapus Dari Liga 1 2020

PSIS Berharap Format Degradasi Tak Dihapus Dari Liga 1 2020

Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic berharap kalau nantinya Liga 1 2020 dilanjutkan tetap berlaku format degradasi. Sebelumnya, PSSI selaku induk sepak bola Indonesia memang mengusulkan bahwa kompetisi Liga 1 akan dilanjutkan dengan meniadakan degradasi.

Walaupun meniadakan degradasi, PSSI juga mengusulkan kalau sistem promosi tetap berlaku dari Liga 2 dengan mengambil juara dan runner up sehingga nantinya di Liga 1 tahun 2021 ada 20 tim yang bertanding.

Menurut Dragan, di kompetisi tahun ini masih berjalan cukup panjang sehingga kalau ada degradasi masih bersifat manusiawi walaupun berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

“Saya pikir lebih baik kalau berjalan normal dengan tetap ada degradasi. Pakai aturan yang sebelumnya saja karena kebetulan kita masih menjalani tiga pertandingan sehingga kompetisi masih cukup panjang,” kata Dragan.

Tapi, Dragan juga tidak mempermasalahkan apabila PSSI tetap berpegang teguh bahwa kompetisi Liga 1 dilanjutkan dengan meniadakan sistem degradasi.

“Tapi, . . . Gabung . . . tidak begitu masalah karena ada negara-negara yang sudah menerapkan hal yang sama (red-tidak ada degradasi) seperti Serbia, Yunani, dan Jepang,” kata mantan juru taktik Borneo FC ini.

Dragan Djukanovic sendiri lebih mementingkan kompetisi Liga 1 tetap dilanjutkan dan ia sudah tidak sabar untuk kembali berkompetisi. Bahkan di tengah pandemi Covid-19, ia masih tetap di Semarang untuk menanti kabar baik kelanjutan kompetisi.

x

Check Also

PSIS Pertanyakan Rencana Kick-off Liga 1 20 Agustus

Semarang – PSIS Semarang kembali menanyakan kejelasan rencana kick-off Liga 1 2021/22 yang sebelumnya telah ...