Home > Berita Liga Indonesia > Muncul Wacana Timnas Indonesia U-19 Ikut Liga 1 2020

Muncul Wacana Timnas Indonesia U-19 Ikut Liga 1 2020

Jakarta – Timnas Indonesia U-19 menjadi timnas kelompok usia yang semestinya mendapat prioritas untuk saat ini. Karena, timnas U-19 merupakan embrio dari timnas Indonesia U-20, yang akan tampil di Piala Dunia U-20 tahun depan.

Selaku tuan rumah, tentunya Indonesia tak ingin kehilangan muka di perhelatan dunia tersebut, dan timnas U-20 harus benar-benar dipersiapkan secara matang, agar bisa tampil maksimal menghadapi negara-negara kuat di Piala Dunia U-20.

Muncul wacana untuk memasukkan timnas Indonesia U-19 sebagai tim tamu pada Liga 1 2020, yang akan dilanjutkan September mendatang. Pasalnya, salah satu pertimbangan kompetisi digelar lagi adalah status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun depan.

Usulan tersebut disampaikan oleh para pelatih tim Liga 1, hingga APSSI sebagai asosiasi pelatih di Indonesia juga memberi saran untuk PSSI membuat regulasi pemain U-19, untuk dimainkan selama kompetisi Liga 1 dan Liga 2 berjalan.

Indra Sjafri yang kini duduk di kursi direktur teknik PSSI membuka semua peluang untuk mendukung persiapan timnas tampil di Piala Dunia U-20 nanti. Hal itu disampaikannya kepada Hanif Sjahbandi dan Rendy Juliansyah, dalam channel Youtube Hanif & Rendy Show.

“Kalau itu kepentingannya, bisa ya, bisa tidak. Tergantung program pelatih timnas [Shin Tae-yong]. Kalau pelatih timnas melakukan TC [pemusatan latihan] jangka panjang dan berlangsung di luar negeri, wacana itu tidak akan bisa dilakukan tentunya,” . . . Gabung . . . beber Indra.

Shin Tae-yong yang ditunjuk sebagai manajer-pelatih timnas Indonesia memang menyampaikan keinginan untuk menggelar TC di Korea Selatan, negara asalnya. Usulan itu mencuat karena kasus virus corona di Indonesia masih belum mereda.

Menurut Indra sendiri, ia berharap klub bisa mengerti bahwa jika regulasi usia diterapkan di kompetisi, bukan berarti klub memainkan pemain yang memang sudah bermain untuk timnas U-19. Ia ingin, klub justru menghadirkan bakat yang belum terpantau oleh timnas, dengan tahun kelahiran 2001.

“Timnas sekarang sudah diisi 47 pemain. Yang tidak dipanggil timnas, dia bisa bermain di Liga 1, itu pentingnya. Karenanya regulasi pemain muda dimainkan di Liga 1 itu kalau bisa untuk pemain kelahiran 2001, bukan pemain timnas, instruksinya bukan pemain timnas,” jelas Indra.

“Mana tahu ada pemain yang berada di luar daftar pemain timnas, muncul nama baru,” tutup sosok yang pernah mempersembahkan gelar Piala AFF U-19 2013, dan Piala AFF U-22 2019 tersebut. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

AHHA PS Pati FC Mengusulkan Agar Liga 2 2021 Digelar di Sumatera dan Kalimantan

Jakarta – AHHA PS Pati FC Mengusulkan agar Liga 2 2021 digelar di Sumatera dan ...