Home > Berita Liga Inggris > Liverpool > Liverpool Juara Setelah 30 Tahun Menanti

Liverpool Juara Setelah 30 Tahun Menanti

London – Liverpool menyudahi musim kemarau panjang tanpa gelar Liga Primer Inggris menyusul kekalahan 2-1 yang diderita Manchester City di kandang Chelsea, Jumat (26/6) dini hari WIB, dan kini mereka tidak lagi terkejar di puncak.

Ini menjadi gelar liga pertama bagi The Reds sejak 1990, sekaligus menjadi yang pertama di era Liga Primer. Lebih dari itu, arsitek tim Jurgen Klopp adalah sosok Jerman pertama yang berhasil memenangkan kompetisi di level tertinggi Inggris.

Tim arahan Klopp kini berpeluang untuk menorehkan lebih banyak sejarah. Mereka butuh 15 poin dari tujuh laga terakhir mereka untuk mencatatkan rekor total poin baru, dan juga bisa menjadi tim pertama yang memenangkan setiap laga kandang dalam satu musim.

Mereka akan mendapat perlakuan istimewa di laga selanjutnya sebagaimana pemain lawan diwajibkan melakukan ‘guard of honour’, yang secara kebetulan datang menghadapi City di Etihad Stadium, Kamis depan. Tim Guardiola, yang menjadi juara di dua musim terakhir, gagal menyamai konsistensi luar biasa Liverpool di gelaran kali ini.

Laju kencang dicetak tim arahan Klopp sejak awal, dengan mereka meraih semua delapan pertandingan pembuka liga untuk membuka celah lebar dalam upaya meraih trofi.

Rentetan kemenangan itu berakhir dengan hasil imbang di kandang Manchester United pada Oktober, namun mereka menanggapi kemunduran itu dengan cara yang luar biasa, mendulang kemenangan di 18 pertandingan liga berikutnya – termasuk kemenangan 3-1 atas City pada November dan 4-0 atas tim urutan kedua Leicester City pada Boxing Day.

Saat mereka menang 2-0 di kandang West Ham United pada 29 Januari, Liverpool telah menggapai sejarah lain. Untuk pertama kalinya, mereka telah . . . Gabung . . . mengalahkan semua tim di satu musim liga papan atas. Kehebatan mereka sulit untuk disamai.

Pada titik itu, harapannya adalah mereka dapat menyamai ‘Invincibles’ Arsenal pada 2003/04 dan melalui seluruh kampanye liga dengan tidak terkalahkan, tetapi kekalahan mengejutkan 3-0 dari Watford pada akhir Februari membuyarkan itu.

Kemudian muncul gangguan dalam upaya mereka mengejar gelar Liga Primer pertama lantaran kompetisi ditangguhkan pada Maret imbas pandemi virus corona. Liverpool waktu itu unggul 25 poin saat jeda dan hanya membutuhkan enam poin lagi untuk menjadi juara.

Mereka terpaksa menunggu saat dunia diserang wabah Covid-19. Meski ada desakan untuk membatalkan musim Liga Primer, Klopp dan pasukan arahannya mampu mempertahankan fokus sepanjang periode lockdown, hingga akhirnya kembali beraksi pada Minggu lalu dengan hasil imbang tanpa gol di Everton.

Hasil imbang itu membuat sejumlah orang bertanya-tanya, yang tidak masuk akal, soal apakah mereka mungkin mulai goyah jelang garis finis, tetapi mereka meresponsnya pada Kamis dini hari WIB kemarin dengan melumat Palace empat gol tanpa balas.

Kemudian, 24 jam berselang, datanglah saat konfirmasi. Klopp, menyaksikan pertandingan dari rumah saat City gagal menumbangkan Chelsea yang berada di urutan keempat, dan timnya dinobatkan sebagai juara di akhir partai tersebut. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

jurgen klopp

Perjuangan Berat Liverpool Untuk Lolos Liga Champion

Inggris – Keberhasilan bermain di Liga Champions musim akan menjadi pencapaian luar biasa bagi Liverpool.Hal ...