Headline
Home > Berita Bola > Jika Kompetisi Dilanjutkan, PSIS Minta Jaminan Kesehatan

Jika Kompetisi Dilanjutkan, PSIS Minta Jaminan Kesehatan

Manajemen PSIS Semarang ingin pemerintah hadir untuk memberi jaminan kesehatan bagi pemain yang bertanding kembali di kompetisi Liga 1. Menurut Yoyok Sukawi selaku CEO klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini, risiko menyelenggarakan pertandingan di tengah era new normal cukup tinggi sehingga masih membahayakan kesehatan pemain, pelatih, atau pun ofisial lainnya.

“Di era new normal, kami meminta Pak Menpora atau pihak pemerintah untuk memberi jaminan kesehatan bagi pemain. Bahkan tidak hanya untuk PSIS, untuk atlet cabang olahraga lainnya,” kata Yoyok Sukawi.

“Kalau ada pemain yang terkena Covid-19 itu kan cukup membahayakan bagi kariernya, sehingga kami ingin ada jaminan kesehatan. Bukan untuk saya atau pihak klub, tapi untuk pemain yang bertanding di lapangan,” katanya.

Sebelumnya Yoyok Sukawi yang juga anggota Komisi X DPR RI sudah mengusulkan jaminan kesehatan secara langsung kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali pada rapat kerja di Gedung Nusantara, Jakarta, Rabu (24/06/20) silam.

Walaupun saat itu Menpora sudah memberi sinyal akan memberi perhatian kepada atlet, PSIS ingin adanya kepastian soal jaminan kesehatan yang diatur dalam peraturan itu.

Usulan dari PSIS sebenarnya cukup masuk akal karena pada bulan September atau Oktober mendatang kompetisi Liga 1 akan dilanjutkan. Dengan begitu, saat Bulan Juli mendatang tim sudah harus melakukan latihan sebagai masa persiapan.

Tapi saat ini kondisi pandemi Covid-19 belum bisa teratasi dengan tuntas sehingga risiko penularan masih sangat memungkinkan di mana pun tempatnya. Apalagi di kota Semarang sendiri masih berstatus sebagai daerah zona merah di Indonesia.

x

Check Also

Saddil Ramdani Sedang Berusaha Mengurangi Berat Badan

London – Bek sayap Bhayangkara FC Saddil Ramdani, tengah berupaya mengurangi bobot tubuhnya. Ia, ingin ...