Home > Berita Liga Indonesia > Irfan Bachdim Dorong Pemain Muda Indonesia Berani Mengambil Resiko

Irfan Bachdim Dorong Pemain Muda Indonesia Berani Mengambil Resiko

Jakarta – Irfan Bachdim lewat karir panjang dalam kiprahnya sebagai pesepakbola. Ia menjadi salah satu pemain Indonesia yang pernah tampil di sejumlah negara, seperti Belanda, Jepang, Thailand.

Karier Irfan bermula dari klub Belanda, FC Utrecht, hingga akhirnya ia mendarat di kompetisi Indonesia untuk kali pertama dalam balutan jersey Persema Malang, mencoba peruntungan di Thailand, lalu Jepang.

Eks penyerang Bali United ini menuturkan bagaimana ia nekat mendarat ke Thailand untuk melakoni seleksi terlebih dahulu. Hal itu ia sampaikan dalam channel Youtube Hanif & Rendy Show, milik Hanif Sjahbandi dan Rendy Juliansyah.

Kiprah Irfan di Thailand dimulai pada 2013 dengan memperkuat Chonburi FC, usai melewati proses seleksi. Ia sempat seleksi BEC Tero Sasana, namun ia harus terbang ke Belanda saat neneknya meninggal dunia.

Bagi Irfan, pengalamannya di Thailand bisa menjadi bahan pembelajaran bagi para pesepakbola muda Indonesia. Pemain yang jadi bagian dari Bali United saat memenangkan Liga 1 2019 itu sangat mendukung bagaimana Yanto Basna berani hijrah di Negeri Gajah Putih.

“Harus berani ambil risiko, dan jangan mencari uang. Karena kalau Anda sudah mencari uang, lebih baik tinggal di sini karena sudah punya nama. Tapi kalau mau main di Thailand, berani menderita . . . Gabung . . . sedikit secara finansial, tapi tingkatkan kemampuan sepakbola Anda,” ucap Irfan kepada Hanif dan Rendy.

“Ketika saya pergi ke Thailand, mereka tidak mengundang saya, tapi saya ke sana untuk trial di dua klub,” cerita Irfan, bahwa ia mengirimkan surat elektronik kepada klub Thailand, demi meminta izin untuk proses seleksi.

“Jujur saja, Liga Thailand lebih profesional, organisasi bagus, jadwal bagus, fasilitas bagus. Saya sangat senang Yanto Basna bisa main di sana. Buat pengalaman dan hal lainnya, saya rasa dia akan mendapatkan hal yang lebih bagus ketika di luar negeri ketimbang di Indonesia.”

“Kalau lihat pemain lokal, pemain Indonesia sama pemain Thailand, bedanya tidak terlalu besar, tapi Thailand organisasi dan kompetisi bagus. Kalau Indonesia bisa seperti itu, Indonesia bisa lebih bagus dari Thailand.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Akuisisi Persikota, Gading Marten Bandingkan Dirinya Dengan David Beckham

Jakarta – Beberapa waktu belakangan ini sepak bola di Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi ...