Home > Berita Liga Indonesia > Indra Sjafri Yakin Bergulirnya Kompetisi Bisa Berdampak Baik

Indra Sjafri Yakin Bergulirnya Kompetisi Bisa Berdampak Baik

Jakarta – Direktur teknik PSSI Indra Sjafri berpendapat digelarnya lagi kompetisi pada September mendatang akan menghadirkan dampak baik tidak hanya bagi dunia sepakbola tanah air namun juga roda kehidupan secara menyeluruh.

Pemerintah bakal menerapkan tatanan kehidupan baru berdampingan dengan wabah virus Corona untuk memutar roda perekonomian. Kebijakan itu membuat PSSI tak menutup kemungkinan melangsungkan kompetisi yang dihentikan sejak pertengahan Maret.

“Kami rasa perlu kampanye lewat sepakbola, bahwa Indonesia sudah mulai beradaptasi dan belajar dengan situasi new normal dengan menjalankan protokol kesehatan. Kompetisi sepakbola adalah kampanye yang baik buat dunia luar melihat kita,” kata Indra dilansir laman resmi PSSI.

“Selain itu, kompetisi akan menggerakkan roda ekonomi seperti pemasukan untuk hotel, katering, transportasi dan lain-lain. Apalagi pemerintah menyarankan kita tetap berdampingan dengan Covid-19 dan produktif.”

Selain menggerakkan roda perekonomian, melanjutkan kompetisi juga memberikan keuntungan bagi timnas Indonesia yang akan tampil di kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala AFF pada akhir tahun ini.

Seperti diketahui, induk organisasi sepakbola Asia (AFC) telah menetapkan jadwal baru untuk partai sisa kualifikasi Piala Dunia 2022. Timnas senior akan melakoni tiga laga pada Oktober dan November.

“Kompetisi yang dilakukan sekarang adalah buat kepentingan timnas ke . . . Gabung . . . depan. Supaya pemain selalu berkompetisi dan dengan sendirinya pemain tetap terasah kualitasnya,” ucap mantan pelatih Bali United tersebut.

“Dengan adanya kompetisi, pelatih timnas Indonesia juga bisa mendapatkan pemain di luar daftar yang sudah ada, karena kompetisi bisa melahirkan pemain berkualitas.”

Selain timnas senior, kompetisi juga baik untuk mempersiapkan para pemain muda, terutama berusia di bawah 20 tahun. Seperti diketahui, Indonesia telah ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

“Buat kepentingan timnas U-20 adalah saat pemain tidak ikut pemusatan latihan, mereka bisa berkompetisi di Liga 1 dan 2, karena rata-rata pemain sudah memiliki klub,” kata Indra.

“Kalaupun pemusatan latihan berlangsung, biasanya yang pemain dipanggil hanya sekitar 23 hingga 30 orang. Sementara pemain yang tidak terpanggil pemusatan latihan, mereka tetap terasah lewat kompetisi.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Ganti Sponsor Baru, Logo Liga 1 2021/22 Berubah Jadi Biru

Jakarta – Pada kompetisi Liga 1 2021/22 mendatang, kabarnya akan berganti sponsor, yang sebelumnya disponsori ...