Home > Berita Liga Inggris > Guardiola Dukung Penuh Gerakan Lawan Rasisme

Guardiola Dukung Penuh Gerakan Lawan Rasisme

Manchester – Arsitek tim Manchester City, Pep Guardiola menyebut bahwa orang kulit putih semestinya malu dengan kelakuan mereka terhadap orang kulit hitam, usai memimpin laga timnya kontra Arsenal di Liga Primer Inggris yang juga diwarnai dengan kampanye dukungan untuk gerakan ‘Black Lives Matter’.

City berhasil mengepak kemenangan 3-0 atas Arsenal di Etihad Stadium, Kamis (18/06/2020) dini hari WIB, menjadi salah satu pertandingan yang menandai kembalinya kompetisi Liga Primer musim 2019/20 usai ditangguhkan selama tiga bulan lebih karena wabah virus corona.

Selain partai Aston Villa kontra Sheffield United di hari yang sama, laga City versus Arsenal juga diwarnai dengan kampanye antirasisme ‘Black Lives Matter’, dengan para pemain berlutut bersama sebelum laga digelar untuk menunjukkan rasa solidaritas mereka.

Dan, berbincang seusai pertandingan, Guardiola memberikan pesan tegasnya tentang gerakan melawan rasisme yang disebutnya sudah tidak lagi relevan dilakukan setelah sekian lama.

“Orang kulit putih harus meminta maaf atas kelakuan terhadap orang kulit hitam dalam 400 tahun terakhir,” tegas Guardiola.

“Saya merasa malu atas apa yang telah kami [sebagai orang kulit putih] lakukan terhadap orang kulit hitam di seluruh dunia, bukan hanya . . . Gabung . . . Amerika. Masalah ini ada di mana-mana.”

‘Black Lives Matter’ merupakan gerakan dukungan yang diikuti oleh seluruh dunia selepas kematian George Floyd, orang kulit hitam, pada 25 Mei lalu, di tangan seorang polisi kulit putih Amerika Serikat (AS) bernama Derek Chauvin, yang kemudian memicu gelombang protes besar-besaran.

“Kita harus mengirim bermiliar-miliar pesan kepada orang kulit hitam,” lanjut Guardiola. “Saya sangat malu dengan apa yang telah dilakukan orang kulit putih terhadap orang kulit hitam.”

“Bagaimana orang bisa berpikir mereka berbeda? Semua gerakan itu bagus dan positif. Segalanya dapat kita lakukan untuk menyadarkan mereka [yang rasis]. Itu [rasisme] tidak bisa diterima. Kita harus melakukan banyak hal untuk orang kulit hitam yang sejauh ini belum kita lakukan.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Ole Gunnar Solskjaer,

Sudah Kuat , Solskjaer Yakin MU Akan Menjadi Juara Pada Musim 2021/22

Manchester – Mendekati dimulainya musim 2021/22, manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer merasa optimistis bahwa ...