Home > Berita Bola > Gelandang Timnas Amerika Serikat Sebut Trump Sebagai Orang Bodoh

Gelandang Timnas Amerika Serikat Sebut Trump Sebagai Orang Bodoh

London – Weston McKennie menjadi sosok berikutnya yang mengecam Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dengan gelandang Schalke 04 itu mengatakan sang kepala negara sebagai individu “rasis” dan “bodoh”.

Sejumlah pemain tim nasional Amerika Serikat (USMNT) telah menyampaikan reaksinya dan mengkritik Trump di tengah protes nasional yang sedang terjadinya menyusul kematian George Floyd.

Aksi protes itu telah memancing pembicaraan baru yang berpusat di sekitar masalah rasisme dan kebrutalan polisi, dengan Trump membalas keluhan terakhir dengan menyatakan dirinya sebagai “presiden hukum dan ketertiban”.

Pemain veteran USMNT Michael Bradley lalu menyebut bahwa “tidak ada tulang moral” dalam tubuh Trump sementara defender DeAndre Yedlin mengatakan bahwa AS adalah “pertunjukan sampah sekarang ini” sambil menyebut terpilihnya Trump sebagai presiden adalah hal “memalukan” dan “membingungkan”.

Eks penyerang USMNT Terrence Boyd juga melontarkan pendapatnya, dengan mengatakan bahwa Trump adalah “salah satu orang terburuk di planet ini”.

Dan McKennie telah menjadi bintang Amerika terbaru yang ikut mengecam Trump, dengan dia muncul sebagai salah satu anggota USMNT paling keras menyuarakan perlawanan dalam beberapa pekan terakhir.

“Di mata saya, dia bisa disebut rasis,” kata McKennie kepada Sport Bild. “Saya tidak berpikir Trump adalah orang yang tepat untuk pekerjaan presiden.

“Saya rasa dia tidak mengerti soal . . . Gabung . . . tanggung jawab yang ia pikul terhadap seluruh negeri. Saya rasa dia tidak tahu apa-apa. Saya tidak pernah mendukungnya sedikit pun. Saya rasa dia bukan laki-laki dari perkataannya.”

Walau sejumlah pemain USMNT sekarang mengkritik presiden, hal itu telah dilakukan lama oleh superstar tim nasional wanita AS Megan Rapinoe, yang sering terlibat perang kata-kata dengan Trump.

Yang terakhir, peraih trofi Piala Dunia itu menuding Trump sebagai “nasionalis kulit putih” yang tidak menghasilkan apa-apa selain kebencian.

Usai mengenakan pita di lengan untuk menyerukan keadilan menyusul kematian Floyd, McKennie telah bergabung dengan pemain seperti Jadon Sancho, Marcus Thuram dan Archaf Hakimi, yang menyampaikan pesan mereka sendiri lewat perayaan golnya di laga Bundesliga.

“Pada dasarnya, penting bahwa kita para atlet juga berkomitmen untuk memerangi rasisme, karena kita memiliki eksposur,” katanya.

“Itu sebabnya terserah kita semua.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Game Isi Waktu Luang Bisa Dapat Jutaan

Jakarta – Pernah main game secara online? Duh sayang banget kalau kamu belum pernah mencoba. ...