Home > Berita Bola > Deretan Calon Pelatih Timnas Indonesia Jika Shin Tae-yong Dipecat

Deretan Calon Pelatih Timnas Indonesia Jika Shin Tae-yong Dipecat

Bila didepak, rasanya keempat pelatih lokal calon pengganti Shin Tae-yong di Timnas Indonesia berikut ini patut dipertimbangkan oleh PSSI. Bulan madu yang terjadi antara PSSI dengan Shin Tae-yong kelihatan berlalu begitu cepat setelah pelatih asal Korea Selatan itu curhat tentang kesulitannya melatih Timnas Indonesia di media negaranya.

Sontak tindakan Shin Tae-yong pun mengundang ketua Satuan Tugas Timnas Indonesia, Syarif Bastaman bereaksi. Berdasarkan penuturan Syarif, PSSI meminta Shin Tae-yong untuk hadir dalam waktu dekat sebagai bagian dari persiapan Timnas Indonesia U-19 di ajang Piala Asia dan tim senior di Piala AFF.

“Kalau tidak datang harus kami evaluasi, mungkin dipecat. Sejago siapapun dia, kalau dia tidak datang, tidak mau melatih bisa saja,” kata Syarif Bastaman.

“Kami minta minggu depan, kami lihat minggu depan datang atau tidak dia,” katanya.

Saat dikonfirmasi, Syarif Bastaman mengatakan pemecatan Shin Tae-yong bisa saja terjadi. Pernyataan dari ketua Satgas Timnas Indonesia itu pun mengundang wacana kalau Shin Tae-yong bisa saja segera dipecat kalau tidak bisa diajak kerja sama oleh PSSI. Kalau pada akhirnya Shin Tae-yong dipecat, berikut sejumlah nama pelatih lokal yang rasanya cocok untuk mengambil tongkat estafet pelatih Timnas Indonesia U-19 dan Timnas Indonesia, siapa saja?

Indra Sjafri

Gagal Raih Emas SEA Games 2019, Inilah Rencana Indra Sjafrie Selanjutnya

Pertama, ada direktur teknik PSSI saat ini yaitu Indra Sjafri. Berbekal pengalaman pernah mengantarkan Timnas Indonesia U-19 dan Timnas Indonesia U-22 juara piala AFF, seharusnya bisa menjadi pertimbangan khusus bagi PSSI. Pasalnya, untuk menangani Timnas Indonesia U-19 di Piala Asia tahun ini, Indra Sjafri tentu sudah tidak asing dengan ajang itu.

Apalagi Indra Sjafri sebagai direktur teknik PSSI pasti sudah paham betul seperti apa filanesia yang akan dimplementasikan ke Timnas Indonesia. Jangan lupa juga walau hanya sebentar, Indra Sjafri sempat menjadi asisten pelatih Shin Tae-yong yang membuatnya tentu lebih mudah untuk melanjutkan pekerjaan pelatih asal Korea Selatan itu. Masalah bagi Indra Sjafri mungkin, ia belum pernah punya pengalaman melatih Timnas Indonesia di Piala AFF.

Fakhri Husaini

Mantan pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini bersama Bagus Kahfi dan Bagas Kahfa. Nama lain yang rasanya layak masuk dalam bursa calon pelatih pengganti Shin Tae-yong dari kalangan lokal adalah Fakhri Husaini. Menariknya kalau berbicara soal Timnas Indonesia U-19, maka Fakhri Husaini-lah yang sebenarnya paling mengerti karakteristik, kelebihan sampai kelemahan tim itu.

Bukan apa-apa, Bagus Kahfi dan kawan-kawan sudah pernah merasakan sentuhan tangan dingin dari Fakhri . . . Gabung . . . Husaini sejak Timnas Indonesia U-16. Selain itu, Fakhri Husaini juga sudah pernah punya pengalaman untuk memimpin Timnas Indonesia U-16 di Piala Asia. Saat itu, dengan taktik yang jitu, Fakhri Husaini nyaris membawa Timnas Indonesia U-16 lolos ke Piala Dunia, serta sempat mengalahkan Iran di fase grup. Tapi sama seperti, Indra Sjafri, Fakhri Husaini pun juga belum pernah melatih Timnas Indonesia usia senior.

Rahmad Darmawan

Kalau ingin mencari sosok pelatih yang juga pernah punya pengalaman melatih Timnas Indonesia, mungkin nama tenar seperti Rahmad Darmawan layak dikedepankan. Tidak hanya itu, Rahmad Darmawan juga sudah terbukti sukses membawa Timnas Indonesia U-23 dua kali meraih medali perak SEA Games.

Di level klub pun, tidak ada yang berani meremehkan kemampuan Rahmad Darmawan yang sudah pernah merasakan gelar juara Liga Indonesia bersama Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC. Di musim lalu saja, Rahmad Darmawan sukses menyulap TIRA-Persikabo jadi kuda hitam dengan materi pemain terbatas.

Sedangkan pada musim ini, Rahmad Darmawan menjadi salah satu pelatih lokal yang masih bertahan ditengah kepungan pelatih asing yang menginvasi Liga 1 2020. Sudah terbukti, jenius dalam motivasi dan taktik selayaknya jadi poin plus di mata PSSI kalau ingin menunjuk Rahmad Darmawan.

Seto Nurdiyantoro

Tapi kalau PSSI mencari sosok pelatih muda yang punya inovasi dan masa depan bagus, mungkin Seto Nurdiyantoro layak dikedepankan. Walau musim ini melatih klub Liga 2, PSIM Yogyakarta, tapi rasanya tidak akan ada yang menyangsikan kemampuan dan potensi Seto Nurdiyantoro. Pasalnya pada musim lalu, Seto Nurdiyantoro dengan materi pemain pas-pasan, tapi sukses menyulap tim promosi, PSS Sleman menjadi kuda hitam.

Tidak hanya itu, Seto Nurdiyantoro juga sanggup membuat PSS Sleman bermain begitu atraktif walau melawan tim yang lebih kuat. Berani, cerdas dan masih sangat muda, membuat Seto Nurdiyantoro rasanya layak diberi kesempatan oleh PSSI kalau ingin prestasi jangka panjang. Tapi tunggu dulu sebelum lebih jauh, semua pasti akan dikembalikan kepada PSSI, bisa saja Shin Tae-yong tetap jadi pelatih Timnas Indonesia setelah ada penyatuan visi dan misi lagi, segala kemungkinan masih bisa terjadi, menarik untuk menantikannya.

x

Check Also

AHHA PS Pati FC Mengusulkan Agar Liga 2 2021 Digelar di Sumatera dan Kalimantan

Jakarta – AHHA PS Pati FC Mengusulkan agar Liga 2 2021 digelar di Sumatera dan ...