Home > Timnas Indonesia > Demi Timnas Indonesia, Menpora Bakal Lobi Pengelola GBK

Demi Timnas Indonesia, Menpora Bakal Lobi Pengelola GBK

Jakarta – Menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Zainudin Amali bersedia membantu PSSI mendapatkan tempat latihan bagi tim nasional di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta di tengah wabah virus Corona.

Setidaknya ada tiga tim nasional yang akan menjalani hajatan dalam waktu dekat. Timnas senior berlaga di pertandingan sisa Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Oktober dan November. Sementara timnas U-19 menyambut Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan pada Oktober. Sedangkan timnas U-16 di Piala Asia U-16 pada November.

Zainudin menyampaikan pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI Yunus Nusi dan direktur teknik Indra Sjafri telah berbicara dengan dirinya pada akhir pekan kemarin untuk membahas soal latihan timnas.

“Mereka meminta bantuan tempat pelaksanaan latihan, yakni lapangan ABC di GBK. Tetapi lapangan ABC ini bukan wewenang kami, tapi pengelola GBK. Kami akan bantu sampaikan ke GBK,” ujar Zainudin diwartakan laman Antara.

PSSI saat ini telah menyiapkan protokol pencegahan dan pengendalian COVID-19 dalam aktifitas sepakbola nasional, termasuk prosedur untuk latihan timnas. Namun panduan ini belum difinalisasi.

Federasi sepakbola nasional ini masih mengkaji rencana melanjutkan kembali kompetisi yang telah terhenti sejak pertengahan Maret akibat wabah virus Corona. PSSI telah memberikan wacana kompetisi berlanjut bulan September atau Oktober.

Zainudin berharap klub di Indonesia memberikan . . . Gabung . . . menit bermain lebih banyak kepada pemain lokal dibandingkan punggawa asing. Menurutnya, itu menjadi salah satu cara untuk mendongkrak prestasi timnas.

“Pemain kita (lokal) saya harap lebih banyak mendominasi semua klub-klub yang ada di Liga 1 dan Liga 2, jangan sebaliknya menutup peluang pemain lokal untuk bisa tampil dalam skuad inti,” kata Zainudin.

Ditambahkan pula, Kemenpora menginginkan liga berjenjang sebagai pijakan kuat pembinaan kelompok umur. Menurut Zainudin, pihaknya sudah memiliki pembinaan liga berjenjang yang berjalan dengan rutin.

“Ke depan, Liga Berjenjang Kemenpora ini akan kami perkuat lagi, karena kami punya Inpres Percepatan Persepakbolaan Nasional yang menjadi dasar kuat untuk mengembangkan sepakbola tanah air,” ucap Menpora.

“Tanpa pembinaan usia dini, tidak mungkin kita mendapatkan talenta yang baik. Tujuan terakhir kita adalah terbentuknya timnas yang tangguh dan berasal dari talenta hasil pembinaan usia muda kita.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Alasan Shin Tae-yong Balik ke Korea Selatan Ternyata Bukan Karena Kesehatan

Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memutuskan kembali ke Korea Selatan untuk beberapa waktu ...