Home > Berita Liga Champions > Chiellini Angkat Bicara Soal Kegagalan Juventus di Liga Champions

Chiellini Angkat Bicara Soal Kegagalan Juventus di Liga Champions

Turin – Bek andalan sekaligus kapten Juventus, Giorgio Chiellini menyampaikan pandangannya terhadap dominasi timnya di gelanggang domestik yang bertolak belakang dengan prestasi di Eropa.

Si Nyonya Tua sangat dominan saat bersaing di kompertisi internal Italia, terbukti mereka merupakan klub pengumpul Scudetto Serie A terbanyak dengan 35 trofi. Pun demikian dengan mereka yang teratas dengan 13 piala.

Hanya saja, dominasi itu belum mampu mereka tunjukkan di Eropa khususnya Liga Champions sejauh ini. Dari sembilan kali penampilan di babak final, mereka hanya mampu meraih dua di antaranya, tujuh sisanya berakhir dengan kekalahan.

Chiellini sendiri telah merayakan delapan Scudetto, Coppa Italia dan Supercoppa Italiana masing-masing empat kali. Namun di Eropa, ia dua kali menjadi bagian dari skuad yang tampil di final Liga Champions musim 2014/15 dan 2016/17, yang semuanya berakhir dengan pil pahit.

Musim 2019/20 ini, sebelum kampanye ditangguhkan karena wabah COVID-19, peluang Juventus untuk melangkah lebih jauh di Liga Champions juga terancam usai tumbang 1-0 dalam laga leg pertama babak 16 besar. Walau demikian, sang bek veteran berusia 35 tahun tetap mengapresiasi pencapaian sebagai runner-up . . . Gabung . . . Eropa.

“Lebih baik masuk ke final dan kalah, ketimbang tersisih lebih awal. Saya pernah tersingkir di babak 16 besar dan juga fase grup, dan saya meyakinkan pada Anda bahwa itu tidak lucu,” kata Chiellini kepada Corriere dello Sport.

Chiellini telah mengabdi kepada Juventus selama 15 musim dan selama itu pula ia mengatakan telah menikmati deretan momen ibarat ‘surga dan neraka’.

“[Bertahun-tahun] menjadi bagian dari klub. Saya tentu menganggap diri saya beruntung telah berhasil. Tapi pada saat yang sama, saya menyadari bahwa sebenarnya tidak sesederhana itu,” lanjutnya.

“Juventus berkomitmen pada Anda, tekanan yang ada konstan, dalam 15 tahun ini saya telah hidup di surga, neraka dan kemudian di surga lagi.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Menangi Liga Champions, N’Golo Kante Justru Ogah Cium Trofi

Jakarta – Chelsea berhasil memenangkan trofi Liga Champions musim ini setelah mengalahkan Manchester City dengan ...