Home > Berita Liga Indonesia > Cassio de Jesus Yakin Liga 1 2020 Tetap Menarik Meski Tanpa Degradasi

Cassio de Jesus Yakin Liga 1 2020 Tetap Menarik Meski Tanpa Degradasi

Jakarta – PSSI selaku induk organisasi sepakbola Indonesia telah menyampaikan bahwa kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan dilanjutkan, di tengah wabah virus corona. Rencananya, Liga 1 akan kembali berlangsung pada September.

Namun, PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum menetapkan sejumlah hal, dan saat ini klub masih menanti bagaimana kejelasan soal aturan baru liga. Ada potensi, bahwa Liga 1 2020 baru bisa dilanjutkan pada Oktober.

Walau demikian kabar ini disambut positif oleh mayoritas pelaku sepakbola nasional, yang sudah hampir tiga bulan terhenti aktivitasnya, sejak kompetisi Tanah Air ditetapkan status kahar oleh PSSI, sejak 16 Maret lalu.

Hal ini juga membuat bek asing milik Barito Putera, Cassio de Jesus. Pemain asal Brasil itu tetap berada di Banjarmasin selama liga dihentikan, dan benar-benar menunggu kompetisi kembali berjalan.

“Saya sangat bahagia karena bisa kembali bermain sepakbola. Sekarang kita sama-sama menunggu keputusan final apakah liga bisa dijalankan September, atau Oktober. Saya sangat siap untuk memberikan yang terbaik untuk Barito Putera,” kata Cassio.

Beberapa regulasi baru yang disampaikan PSSI beberapa waktu lalu mengenai kompetisi antara lain pemusatan pertandingan di Pulau Jawa, prosedur kesehatan yang ketat tentunya, dan penghapusan degradasi untuk Liga 1 dan Liga . . . Gabung . . . 2.

Bagi Cassio, penghapusan degradasi dinilai tidak memberi pengaruh dampak untuk kelanjutan Liga 1. Namun, Cassio tak membantah bahwa degradasi adalah bumbu penting dalam sebuah kompetisi profesional.

“Bagi saya itu tidak mengubah apa pun jika saya harus memilih ada degradasi atau tidak. Tapi untuk suporter, pasti jika ada degradasi lebih enak saat menyaksikan pertandingan, karena akan terasa lebih emosional,” urainya.

Selama di Banjarmasin, Cassio memastikan ia selalu menjaga kebugaran tubuh dengan berlatih mandiri. Segala program disusun oleh Ilham Romadhona, yang membantu Cassio untuk tetap dalam performa terbaik saat di rumah saja.

“Dia [Ilham] buat program latihan yang bagus karena pemain juga perlu untuk menjaga kondisi. Ada latihan fisik, latihan dengan bola, latihan dengan isometri, dan ada latihan di gym,” tukas eks stoper Semen Padang ini. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Dengan Bermitranya PSSI-Polri, Izin Lebih Mudah Dan Kompetisi Lebih Bersih

PSSI dan Mabes Polri sepakat menjalin kemitraan. Kerja sama itu dalam rangka penerbitan rekomendasi atau ...