Home > Berita Liga Indonesia > Borneo FC Bersiap Melakukan Renegosiasi Kontrak Pemain

Borneo FC Bersiap Melakukan Renegosiasi Kontrak Pemain

Samarinda – Keputusan PSSI menggelar lagi Liga 1 2020 pada September dan Oktober usaoi terhenti selama hampir empat bulan memaksa beberapa klub mulai melakukan renegosiasi kontrak dengan pemain dan pelatih.

Sejak kompetisi ditangguhkan sementara pada pertengahan Maret, imbas wabah virus Corona, praktis klub tidak memiliki pendapatan, terutama dari penjualan tiket. Terlebih sponsor juga membatasi guyuran dana mereka kepada klub.

Borneo FC menjadi salah satu klub yang melakukan negosiasi ulang kontrak pemain dan pelatih. Hal itu dilakukan untuk menekan pengeluaran klub di tengah merosotnya pendapatan. Ditambah lanjutan Liga 1 juga tidak mengizinkan penonton hadir langsung di stadion.

Manajer klub Farid Abubakar menyampaikan, manajemen mulai membahas mengenai renegosiasi kontrak dengan seluruh pemain dan juga staf. Renegosiasi kontrak menjadi salah satu solusi yang bisa membuat klub lepas dari permasalahan finansial.

“Renegosiasi bisa jadi salah satu solusi dalam kelanjutan liga. PSSI juga sudah berkomunikasi dengan pemain yang diwakili APPI (asosiasi pesepakbola profesional Indonesia),” ujar Farid diwartakan laman Antara.

“Borneo juga sedang berbicara dengan pemain soal kondisi ini, pemain juga mengerti. Insya Allah ada solusi terbaik untuk semua, klub, pemain, dan pelatih juga.”

Dalam pembicaraan antara PSSI, APPI, dan asosiasi . . . Gabung . . . pelatih sepakbola seluruh Indonesia (APSSI) beberapa waktu lalu disebutkan, memuat beberapa poin teknis kelanjutan liga sudah disampaikan sebelum dikeluarkan surat keputusan (SK).

PSSI saat ini sedang menyusun SK tersebut. Jika sudah rampung, SK akan dibawa ke komite eksekutif (Exco) untuk disetujui, dan selanjutnya bisa diteruskan kepada operator PT Liga Indonesia Baru (LIB), klub peserta kompetisi, asosiasi provinsi (Asprov), APPI dan APSSI.

Skuad Borneo FC telah menjalani latihan bersama, terutama yang berada di Samarinda. Mereka didampingi asisten pelatih Antonio Claudio, dan pelatih kiper Carlos Salamao.

“Kami sudah berlatih sejak lama, tapi baru bersama dengan asisten pelatih seminggu terakhir. Sebelumnya, kami berlatih berdasarkan pengalaman saja, tidak ada instruksi khusus dari pelatih,” ucap stoper asing Javlon Guseynov yang memilih tidak pulang ke Uzbekistan. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

PSPS Riau Bayar Gaji Pemain, Tapi Masih Ada 2 Yang Belum Beres

PSPS Riau, peserta Liga 2, baru saja melunasi tunggakan gaji dua pemainnya pada musim lalu. ...