Home > Berita Bola > Biaya Tes Covid-19 Sebelum Kompetisi Bergulir Bakal Ditanggung PSSI

Biaya Tes Covid-19 Sebelum Kompetisi Bergulir Bakal Ditanggung PSSI

Federasi sepak bola Indonesia, PSSI berjanji akan menanggung biaya tes Covid-19 seiring berjalannya kompetisi lanjutan Liga 1 2020. Hal ini diungkapkan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, dalam konferensi pers pada Minggu (28/6/2020), di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta Pusat. Seperti halnya kompetisi di negara-negara lain yang sudah memulai langkah melakukan tes corona.

Sama seperti dalam lanjutan Liga 1 nanti, para pemain dan pelatih diwajibkan untuk menjalani tes itu. Sebelumnya, klub-klub kontestan Liga 1 sempat khawatir terkendala biaya tes yang tidak murah. Pasalnya, selain menggunakan metode tes PCR (polymerase chain reaction) swab test, juga akan ada rapid test setiap dua minggu sekali.

Melihat hal itu tidak sedikit klub yang notabene minim sponsor dan dana merasa terbebani. Apalagi juga ada wacana kalau kompetisi diadakan tanpa penonton. Sumber pemasukan terbesar yaitu dari tiket pun turut terpangkas. Menanggapi hal itu, Iriawan menegaskan, pihaknya dan PT LIB sudah mengantisipasi untuk membuat anggaran untuk tes Covid-19.

“Kita sudah komunikasi dengan beberapa klub, memang ada yang keberatan, ada yang tidak. Tentunya nanti dengan PT LIB akan diskusikan. Seyogyanya memang nanti federasi menanggung itu,” Kata Iriawan dalam konferensi pers.

Iwan Bule sapaan . . . Gabung . . . akrab Iriawan mengaku sudah mempersiapkan semua yang terkait dengan protokol kesehatan. Ia mengatakan semua tes yang nantinya diperuntukkan pemain dan pelatih akan ditanggung sepenuhnya oleh PSSI.

“Kita sudah mengeluarkan buku panduan untuk kesehatan, disesuaikan dengan jadwal yang ada seperti kegiatan di lapangan, itu ada 254, ada ring satu dua dan tiga, termasuk nanti mungkin kita akan melakukan test covid yang berkala kan, itu mungkin federasi InsyaAllah kita akan tanggung,” kata Iwan Bule.

Di sisi lain, PSSI juga sudah menetapkan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 akan kembali dimulai pada Oktober 2020. Kompetisi diharapkan bisa berakhir pada Maret 2020 mendatang. Hal ini demi melancarkan PSSI untuk mengadakan ajang besar lain seperti Piala Dunia U-20 2021.

x

Check Also

Masa Pandemi, Bisnis Sepatu Bola Hamka Hamzah Justru Laku Keras

Jakarta – Meski di masa pandemi di mana banyak usaha yang mengalami kesulitan, namun usaha ...