Home > Berita Bola > Bek Sampdoria Puji Perkembangan Sepakbola Malaysia dan Vietnam

Bek Sampdoria Puji Perkembangan Sepakbola Malaysia dan Vietnam

Jakarta – Raihan buruk yang didapat Indonesia, terutama di kualifikasi Piala Dunia 2022, membuat tim Merah Putih dinilai belum bisa menghadirkan persaingan serius di persepakbolaan Asia.

Bek pinjaman Sampdoria Maya Yoshida menyebut peta rivalitas di sepakbola Asia kini mulai mengalami perubahan. Jepang, Korea Selatan, Australia, dan juga negara-negara di jazirah Arab sudah tidak bisa mendominasi lagi.

Yoshida justru menyebut Vietnam dan Malaysia sebagai pesaing baru di regional Asia. Hasil apik yang diraih kedua negara itu dalam beberapa tahun terakhir perlu diwaspadai.

“Saya kira perbedaan level [di sepakbola Asia] makin mengecil. Kami pernah bermain melawan Vietnam di Piala Asia, dan kami menang [1-0]. Kami sebelumnya, pada tujuh-delapan tahun lalu, bisa menang mudah menghadapi mereka. Sekarang makin sulit,” ujar Yoshida diwartakan ESPN.

Walau demikian, kapten Jepang ini menyebut Thailand masih tetap menjadi terdepan di kawasan Asia Tenggara. Selain . . . Gabung . . . sejumlah pemainnya tampil di kompetisi Jepang, Thailand juga menggaet pelatih berkualitas untuk tim nasional.

“Thailand berani mengeluarkan uang banyak untuk mendapatkan pelatih asal Jepang yang memimpin kami di Piala Dunia terakhir (Akira Nishino),” ucap pemain berusia 32 tahun tersebut.

Perkembangan itu menjadi tantangan baru bagi pesepakbola muda Jepang untuk terus meningkatkan kualitas mereka. Terlebih beberapa pemain pilar tim Samurai sudah mengundurkan diri dari tim nasional, seperti Makoto Hasebe dan Keisuke Honda. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Game Isi Waktu Luang Bisa Dapat Jutaan

Jakarta – Pernah main game secara online? Duh sayang banget kalau kamu belum pernah mencoba. ...