Home > Arema FC > Arema Berharap Stadion Setidaknya Diisi 50 Persen Penonton

Arema Berharap Stadion Setidaknya Diisi 50 Persen Penonton

Berselisih Pendapat, Arema FC Coret Pelatih Kiper

arema logo

Dari enam klub yang setuju Liga 1 2020 dilanjutkan, Arema FC memang memiliki beberapa syarat. Dalam rapat bersama PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), Arema FC menginginkan dua syarat yaitu subsidi naik dan ada nego kontrak gaji pemain.

Tapi, sampai saat ini kelanjutan kompetisi Liga 1 2020 masih abu-abu, terkait dengan adanya pandemi virus corona (Covid-19). Apalagi di Indonesia juga virus corona tidak memperlihatkan angka penurunan korban.

Itulah sebabnya sebagian besar klub menginginkan kompetisi dihentikan dan yang lainnya ingin berlanjut dengan menggunakan protokol kesehatan. Tapi belum lama ini, pemerintah ingin menerapkan aturan kehidupan baru atau New Normal, dan itu membawa angin segar bagi kelangsungan kompetisi.

Walau sampai saat ini PSSI belum juga mengambil keputusan pasti, karena masih menunggu arahan dari pemerintah. Tapi, tim berjulukan Singo Edan itu berharap kompetisi Liga 1 2020 bisa dilanjutkan.

Bahkan Ruddy Widodo pun mengatakan kalau liga kembali dilanjutkan, Arema FC sudah siap dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Ruddy juga berharap agar nantinya stadion tetap dipenuhin penonton secara langsung walau harus dibatasi.

“Maunya kami tetep ada penonton walaupun itu mungkin dibatasi,” kata Ruddy Widodo.

Untuk membatasi penonton tim kebanggaan warga Malang itu mengungkapkan akan adanya sistem baru untuk mengontrol agar penonton tidak membludak.

“Untuk itu yang paling gampang controlnya kan cetak tiket. Lha untuk itu kami batasi sampai 75 persen atau 50 persen dari kapasitas stadion,” katanya.

Ruddy menilai pertandingan tanpa penonton itu akan menghilangkan atmosfer yang dapat memberikan pengaruh terhadap performa pemain. Menurutnya, kalau kompetisi diadakan tanpa penonton itu sama dengan suatu komedi tapi tanpa adanya sebuah tawa, tentu saja itu akan berlangsung garing.

“Kalau tanpa penonton, ibaratnya ‘melawak tidak ada yang ketawa’ jadi lama-lama malu sendiri kan. Bagai sayur tanpa garam atau bagai malam tidak berbintang, rasanya hambar semua,” kata Ruddy.

Sementara itu, kalau kompetisi dilanjutkan dengan tidak adanya penonton, Arema FC belum memiliki solusi ataupun inisiatif lainnya. Mungkin Arema FC bisa menerapkan seperti di Denmark, yang mana klub menggunakan Zoom untuk suporter yang ingin saksikan secara langsung.

Di CeKo, ada Drive in cinema kepada suporter. Tapi, Arema FC mengaku belum memikirkan hal itu, karena yang terpenting saat ini kelanjutan kompetisi jelas terlebih dahulu.

“Kami belum berpikir ke arah itu (seperti Denmark atau Ceko), kami masih ingin ada penonton walaupun mungkin dibatasi,” kata Ruddy Widodo.

x

Check Also

Mantan Bek Leicester Ungkap Kebaikan Hati N’Golo Kante

London – Eks defender Leicester City, Cedric Kipre menuturkan bahwa N’Golo Kante pernah mengizinkannya dan ...