Home > Berita Liga Jerman > Bayern München > Alphonso Davies Pecahkan Rekor Pelari Terkencang di Bundesliga

Alphonso Davies Pecahkan Rekor Pelari Terkencang di Bundesliga

Munchen – Kecepatan Alphonso Davies sudah masuk ranah pembicaraan sejak Bundesliga kembali bergulir, dan kini pemain muda Bundesliga itu telah memecahkan rekor menjadi pelari tercepat dalam sejarah kompetisi tertinggi di Jerman.

Youngster asal Kanada itu menjadi salah satu bintang saat Bayern memetik kemenangan atas Borussia Dortmund pada 26 Mei kemarin, dan hasil itu secara efektif mengantar timnya memenangkan gelar meski pada kenyataannya baru bisa melakukannya di laga ke-32 seusai menang tipis 1-0 atas Werder Bremen.

Di hari saat menumbangkan Dortmund, Davies mampu mengejar bintang Dortmund Erling Haaland dari jarak yang sepertinya mustahil, dan itu kemudian membuat Romelu Lukaku serta Declan Rice menyampaikan kekagumannya lewat media sosial.

Setelah laga tersebut, Thomas Muller melabeli rekan setimnya itu sebagai ‘Road Runner’, sambil meniru suara ‘Beep Beep’ khas tokoh kartun tersebut.

“Saya tahu kartun itu. Saya melihatnya saat masih kecil,” kata Davies. “Ya, saya memang cepat. Saya menganggapnya sebagai pujian bahwa dia [Muller] memanggil saya Road Runner. Itu nama panggilan yang bagus untuk saya.”

Dan Davies menunjukkannya sekali lagi kala timnya berlaga kontra Bremen pada tengah pekan ini, dengan mengetahui kemenangan bakal membuat pasukan Hansi Flick memenangkan gelar liga kedelapan beruntun.

Adapun salah satu rekan Davies di lini belakang, David Alaba, dalam sebuah kesempatan pernah melontarkan pujian untuk bintang internasional Kanada tersebut.

Alaba mengatakan: “Dia adalah . . . Gabung . . . bocah super yang bekerja keras setiap saat latihan. Dia selalu berusaha untuk belajar. Dia juga mendengarkan dan mencoba mengimplementasikannya. Anda dapat melihatnya dengan sangat jelas pada akhir pekan bahwa dia senang untuk mengembangkan dirinya lebih jauh. Dia melakukannya dengan cemerlang.”

Petinggi Bayern Hasan Salihamidzic juga mengaku kagum dengan kinerja Davies, namun mewanti-wanti bahwa kecepatan ekstremnya bisa menjadi berkah sekaligus kutukan jika tidak diolah dengan baik.

“Dia menyatu dengan sangat baik, tentu saja dia memiliki kecepatan yang membantunya. Pastinya dia mengandalkan itu dan hal itu membuatnya melakukan satu atau dua kesalahan teknis,” kata Salihamidzic.

“Kami sedang memperbaiki itu di sesi latihan dengannya. Kami membawanya, berusaha merawatnya dan melakukan segala cara sehingga ia dapat tampil bagus di lapangan.

“Dia melakukan tugasnya dengan sangat baik dan sangat jelas. Tapi Anda tidak bisa memasukkan dia ke kapas. Anda harus memastikan bahwa mereka tetap waspada dan terus bekerja. Dia sangat profesional.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Lewandowski

Lewandowski Cedera, Dipastikan Tak Bisa Tampil di Marka PSG

Munchen – Ujung tombak andalan Bayern Munchen, Robert Lewandowski memastikan dirinya masih harus absen dalam ...