Home > Berita Bola > Aji Santoso Tanggapi Status Surabaya Zona Hitam COVID-19

Aji Santoso Tanggapi Status Surabaya Zona Hitam COVID-19

Nasib Liga 1 2020 di tengah pandemi COVID-19 mulai menemukan titik terang. Pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengatakan bahwa hampir semua klub peserta Liga 1 sepakat untuk mengadakan kembali kompetisi musim ini. Kesepakatan itu didapatkan setelah PSSI mengadakan rapat virtual dengan perwakilan klub Liga 1 dan Liga 2 pada Selasa (2/6/2020).

“Semua klub dan PSSI sepakat untuk melanjutkan Liga 1 dan 2,” kata Yunus Nusi.

Wacana tentang akan dimulainya Liga 1 2020 mendapat respon dari banyak pihak, termasuk pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso. Mantan pelatih Persela Lamongan itu mengaku masih kebingungan dalam mepersiapkan timnya jelang kembalinya kompetisi.

Salah satu yang masih mengganggunya adalah tempat latihan yang bisa digunakan di tengah padnemi COVID-19. Terlebih, Surabaya sudah ditetapkan sebagai zona hitam karena tingginya tingkat penyebaran virus corona di daerah itu.

“Lah, saya dengar di Surabaya ada banyak tempat yang terindikasi zona merah Covid-19. Apa boleh kami latihan?” kata kata Aji . . . Gabung . . . Santoso.

Aji juga masih meragukan kesiapan PSSI untuk menggelar pertandingan jika pada September mendatang pandemi COVID-19 belum mereda. Pasalnya, dalam kasus demikian, kesehatan pemain dan seluruh anggota tim menjadi taruhannya.

“Seandainya ada pemain yang positif, siapa yang tanggung jawab,” katanya.

Di sisi lain, tidak semua klub Liga 1 2020 sepakat untuk mengikuti kompetisi musim ini yang akan digelar kembali. Madura United menjadi satu-satunya klub yang menolak untuk ikut Liga 1 2020 karena ingin mengutamakan kesehatan pemain dan ofisial tim agar tidak tertular virus corona.

x

Check Also

Spanyol Tantang Brasil di Final Setelah Kalahkan Jepang

Tuan rumah Jepang menghadapi Spanyol di babak semifinal Olimpiade Tokyo 2020 cabor sepak bola putra ...