Home > Berita Bola > Virus Corona Diyakini Bakal Merubah Kebiasaan Dalam Dunia Sepakbola

Virus Corona Diyakini Bakal Merubah Kebiasaan Dalam Dunia Sepakbola

Jakarta – Wabah virus corona diprediksi akan mengubah kebiasaan di dunia, termasuk sepakbola usai situasi kembali normal.

Beberapa klub liga-liga domestik di dunia, termasuk Eropa telah ditangguhkan tanpa kepastian batas waktu sejak Maret lalu. Bahkan sejumlah di antaranya seperti Belanda dan Prancis sudah memilih untuk membatalkan kampanye musim 2019/20 ini.

Laman Inggris, The Sun, melansir beberapa kemungkinan yang bisa terjadi pada dunia sepakbola baik di dalam dan luar lapangan pasca-COVID-19.

Larangan berhubungan seks bisa diterapkan untuk para pemain jika pasangan mereka menunjukkan gejala virus.

Bundesliga Jerman telah menerapkan aturan itu jelang potensi kembali bergulirnya kompetisi mereka pada 9 Mei dan Liga Primer juga kemungkinan mengusung aturan yang sama.

Satu perubahan besar yang bisa terjadi adalah soal jumlah pergantian pemain, yang meningkat dari tiga menjadi lima per pertandingan.

Penambahan jumlah pergantian pemain bertujuan untuk mengurangi risiko kelelahan jika beberapa liga domestik di Eropa tetap berusaha melanjutkan kampanye musim ini dalam waktu yang singkat.

Peralatan yang digunakan di lapangan seperti bola juga harus dipatikan steril, karena virus corona bisa bertahan di permukaan benda-benda tertentu hingga 72 jam lamanya.

“Segalanya akan dibersihkan dan disterilkan. . . . . . . Kami tidak akan membiarkan apa pun tertinggal,” kata pakar Sky Sports, Kaveh Solhekol.

Sementara itu akan ada kebiasaan baru yang menuju ke arah positif, yakni soal larangan meludah sembarangan, yang biasanya dianggap biasa dilakukan terlebih di lapangan dan diyakini akan ada sanksi terkait aksi tersebut.

“Itu adalah tindakan umum dalam sepakbola dan itu tidak higienis,” kata ketua Komite Medis FIFA, Michel D’Hooghe, kepada The Telegraph.

“Jadi, ketika kita kembali memulai sepakbola, saya pikir kita harus melarangnya. Pertanyaannya, apakah itu mungkin. Mungkin bisa ada hukuman kartu kuning untuk itu.”

“Meludah tidaklah higienis dan itu cara yang bisa menyebarkan virus. Itulah sebabnya kita harus sangat berhati-hati sebelum memulai kembali. Saya tidak pesimistis, namun lebih agak skeptis.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Pioli

Stefano Pioli Usulkan Ada Time-Out di Sepakbola

Milan – Pelatih AC Milan, Stefano Pioli memiliki usulan menarik terkait aturan sepak bola, yakni ...