Home > Berita Bola > Sir Alex Ferguson Sempat Berharap Duetkan Ronaldo dan Gareth Bale di MU

Sir Alex Ferguson Sempat Berharap Duetkan Ronaldo dan Gareth Bale di MU

Manchester – Eks punggawa Manchester United Patrice Evra mengungkap bagaimana Sir Alex Ferguson sempat menolak pensiun pada 2013 silam dengan menyebut bahwa ia ingin menduetkan Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale agar timnya bisa kembali memenangkan Liga Champions.

Ferguson akhirnya memutuskan pensiun sebagai pelatih Setan Merah usai 26,5 tahun memimpin skuad Old Trafford, dengan ia membawa klubnya memenangkan Liga Primer Inggris untuk kali ke-13 pada gelaran 2012/13, atau menjadi gelar liga ke-20 bagi klub tersebut.

Sebelum pensiun, Ferguson sempat yakin bisa menggaet Ronaldo dan Bale, bahkan eks anak asuhnya Ronaldo sempat sepakat untuk kembali ke Manchester.

“Anda tahu, kalian membicarakan momen terberat [dalam karier saya di United], saya mungkin akan menyebut yang ini,” buka Evra kepada UTD Podcast.

“Dua pekan sebelumnya, saya ingat ada banyak media yang berkata bahwa Ferguson mungkin akan pensiun tahun depan, dan dia bilang, ‘Patrice, saya takkan pernah pensiun. Saya masih akan di sini untuk 10 tahun lainnya’.

“Dia kemudian berkata: ‘Target saya adalah, saya 99 persen yakin kita akan memiliki Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale. Saya hanya butuh dua pemain itu untuk kembali memenangkan Liga Champions. Sembilan puluh sembilan persen.

“Dan sejujurnya, ketika saya bicara dengan Cristiano, saya bertanya padanya dan dia bilang ‘ya’ kepada bos, dan dia sepakat pulang ke United. Dia bilang itu ke saya.”

Pada akhirnya, Ronaldo dan Bale urung merapat ke Old Trafford, sedangkan Ferguson memutuskan pensiun.

“Setelah dua pekan, kita di ruang ganti, menunggu,” lanjut Evra. “Ketika kita tiba di Carrington, saya melihat banyak kamera dan reaksi saya: ‘Wow, pasti ada yang berbuat salah. Mungkin seorang pemain berulah! Seseorang telah melakukan kesalahan, kita dalam masalah.’

“Namun seketika kami sampai, tiba-tiba ada yang berkata, ‘Kalian harus tetap di ruang ganti karena manajer ingin . . . . . . berbicara’. Dan ketika bos datang ke ruang ganti untuk berbicara dengan semua orang, itu bukan kabar bagus.

“Dia masuk dan berkata, ‘Saya benar-benar minta maaf. Beberapa orang telah mengatakan bahwa saya akan pensiun bahkan sebelum saya mengatakannya sendiri. Itulah mengapa kalian melihat semua kamera itu. Namun saya akan pensiun karena istri saya membutuhkan saya’. Dia kemudian meminta maaf kepada [Robin] Van Persie, dia meminta maaf pada Shinji [Kagawa], karena dia baru saja mendatangkan mereka. Dia lebih banyak meminta maaf kepada mereka berdua.”

Evra melanjutkan: “Saya tidak percaya itu. Saya kira itu adalah ‘prank’. Saya ingat dalam perjalanan pulang ke rumah – Anda tahu ketika Anda mengemudi tapi Anda tidak fokus? Saya berpikir ‘Apakah ini nyata? Dia penisun?’

“Istri saya bertanya, ‘Apa yang terjadi?’ Saya bilang: ‘Ferguson pensiun.’ Dia menimpali: ‘Oh, kabar terbaik! Sekarang saya tahu tahun depan kita akan pindah!’ Saya bilang ‘Saya tidak bermain untuk Ferguson, saya bermain untuk klub. Saya bermain untuk logo ini, untuk fans, dan bermain untuk manajer serta rekan satu tim saya, jadi ini takkan menjadi alasan mengapa saya meninggalkan Manchester United.

“Namun itu adalah hari yang sulit, karena filosofi saya bersama Ferguson… Saya tidak pernah merasa takut pada Sir Alex Ferguson, namun saya selalu takut untuk mengecewakannya, entah itu bermain buruk di pertandingan atau membuat dia down.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Selalu Bersaing Jadi Pemain Terbaik, Lionel Messi Masih Beri Pujian Untuk Cristiano Ronaldo

Jakarta – Lionel Messi tidak pernah lepas dari Cristiano Ronaldo dalam hal bersaing sebagai pemain ...