Home > Berita Bola > Sepakbola Vietnam Akan Bergulir Lagi, Liga 1 Kapan ?

Sepakbola Vietnam Akan Bergulir Lagi, Liga 1 Kapan ?

Bagi pesepakbola ataupun pelatih bergulirnya kembali kompetisi menjadi sebuah harapan yang sangat besar di tengah pandemi virus corona. Walaupun begitu, menghentikan kompetisi juga bisa menjadi pilihan benar karena lebih mementingkan kesehatan.

Pandemi virus corona yang sedang terjadi di seluruh dunia membuat aktivitas kompetisi sepak bola harus terhenti sejenak termasuk Indonesia. Rasa dilema sedang dirasakan para pelaku sepak bola di Tanah Air apakah kompetisi kembali dilanjutkan atau tidak.

Hal itu dikarenakan faktor belum menurunnya kasus positif virus corona di Indonesia. Bahkan, setiap harinya jumlah orang yang terserang virus corona semakin bertambah.

PSSI pun bingung apakah kompetisi bisa bergulir kembali atau tidak. Federasi sepak bola Indonesia itu harus mengambil sebuah keputusan yang tepat. Setelah melakukan rapat internal dengan anggota Exco, PSSI masih menunggu masukan dari pemerintah Indonesia.

Kalau pemerintah Indonesia tidak memperpanjang masa gawat darurat virus corona pada 29 Mei 2020, maka kompetisi kemungkinan besar dilanjutkan kembali. PSSI menargetkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 bisa berjalan kembali pada 1 Juli 2020.

Walau begitu sebaliknya, kompetisi bisa tidak kembali dimainkan apabila masa gawat darurat virus corona diperpanjang. Dilema pelaku sepak bola Indonesia semakin tinggi. Hal itu karena negara tetangga yaitu Vietnam akan segera melanjutkan kompetisi pada 5 Juni 2020.

Vietnam bisa menjadi negara Asia Tenggara pertama yang melanjutkan kompetisi di tengah pandemi virus corona. Maklum saja, di sana tidak ada penambahan kasus yang sangat tinggi seperti di Indonesia. Sebelum Vietnam sudah ada Korea Selatan yang menggulirkan kompetisi.

Selanjutnya dalam waktu dekat ini ada Jerman dengan Bundes Liganya. Beberapa saran juga disampaikan pelaku sepak bola Indonesia, salah satunya Stefano Cugurra. Pelatih Bali United itu berharap kompetisi di Indonesia bisa kembali bergulir tanpa penonton seperti Korea Selatan dan Vietnam.

“Semoga bulan Juli . . . . . . situasinya akibat pandemi Covid-19 d Indonesia bisa lebih baik, sehingga Liga 1 bisa lanjut walau diadakan tanpa penonton,” kata Stefano Cugurra.

Teco sapaan akrabnya juga berharap bila kembali bergulir, format kompetisi pun nantinya harus diubah. Ia menyarankan agar PSSI mengubah format satu putaran saja dengan tiga tim peringkat terbawah degradasi ke Liga 2.

Untuk mencari sang juara, 8 tim terbaik lolos ke perempat final yang menggunakan sistem gugur. 4 tim tentu saja akan melaju ke semifinal sampai akhirnya mencapai final.

“Lebih bagus Liga 1 2020 dilanjutkan dari pada buat turnamen, tapi formatnya mungkin beda karena waktunya pendek,” kata Teco.

“Format seperti buat kompetisi pertandingan lebih sedikit daripada menggunakan format dua putaran,” kata mantan pelatih Persija Jakarta itu.

Sama hal dengan Ismed Sofyan, kapten Persija Jakarta itu berharap kompetisi bisa kembali berjalan. Tapi Ismed Sofyan cukup mengerti apabila kompetisi tidak bisa bergulir kembali. Kata Ismed Sofyan, setiap negara memiliki kasus yang berbeda terhadap virus corona. Seperti Indonesia yang setiap hari angka positifnya semakin bertambah.

“Di negara kita ini kan kasus setiap hari masih terus bertambah. Setiap negara juga punya pertimbangan masing-masing untuk melanjutkan kompetisi atau tidak tergantung juga izin pemerintah.”

“Ya kalau misalnya kita dipaksakan dilanjutkan, tapi risikonya tinggi, ya saya pikir mending jangan,” kata Ismed Sofyan.

x

Check Also

Lampard

Lampard Ternyata Juga Sempat Berminat Besut Aston Villa

London – Eks manajer Chelsea, Frank Lampard dikabarkan sempat diwawancarai untuk mengisi posisi pelatih Aston ...