Home > Berita Liga Indonesia > PT LIB Ajukan Potongan Subsidi Klub, PSSI Menolak

PT LIB Ajukan Potongan Subsidi Klub, PSSI Menolak

Jakarta – Rencana PT Liga Indonesia Baru (LIB), untuk memangkas dana subsidi klub Liga 1 dan 2 tak mendapat persetujuan PSSI. Federasi sepakbola nasional itu meminta operator kompetisi itu untuk membayar sesuai dengan kesepakatan awal.

Berdasarkan surat bernomor 187/LIB-COR/V/2020, yang disodorkan kepada PSSI kemarin (4/5), PT LIB mengajukan pemotongan subsidi klub Liga 1 dari Rp520 juta menjadi Rp350 juta. Sementara untuk kontestan Liga 2, mereka ingin menyunat pembayaran Rp250 juta, jadi Rp100 juta.

Namun, PSSI membalas surat itu dengan penolakan. Surat bernomor 1098/UDN/135/V-2020, yang ditandatangani Plt sekjen PSSI Yunus Nusi, telah dikirimkan ke PT LIB, hari ini (5/5).

Tak hanya itu, PSSI juga menyinggung soal kelanjutan kompetisi musim ini, karena PT LIB sudah menyampaikan korespondensi dari klub. Organisasi pimpinan Mochammad Iriawan itu kini masih menunggu kebijakan dari pemerintah.

Wabah virus corona memaksa kompetisi ditangguhkan dengan status force majeure, sejak Maret hingga Juni 2020. Dijadwalkan Liga 1 dan 2, kembali kick-off pada Juli, mendatang.

Namun, jika pemerintah belum melonggarkan masa tanggap darurat virus corona yang berakhir pada 29 Mei 2020, kompetisi musim ini dinyatakan berakhir. PSSI bakal menggelar ajang lain untuk menggantikan Liga 1 dan 2, September mendatang.

Berikut Isi Surat Resmi Tanggapan PSSI untuk PT LIB:

  1. Sebagai operator Liga 1 dan Liga 2,sudah menjadi kewajiban dari PT Liga indonesia Baru (PT LIB) untuk melakukan pembayaran subsidi kepada klub-klub Liga 1 Shopee maupun Liga 2, . . . . . . dengan jumlah yang telah disepakati sebelumnya, yaitu masing-masing sebesar Rp 520.000.000,- (Lima Ratus Dua Puluh Juta Rupiah), bukan sebesar Rp 350.000.000,- (Tiga Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) untuk Liga 1 Shopee. Dan untuk Liga 2, masing-masing sebesar Rp 250.000.000,- (Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) untuk termin pembayaran pertama, bukan sebesar Rp 100.000.000- (Seratus Juta Rupiah) seperti yang tertera di dalam surat.
  2. Seyogyanya, subsidi yang dibayarkan kepada klub peserta Liga 1 Shopee sudah masuk pembayaran termin ketiga dan Liga 2 sudah memasuki pembayaran termin kedua, karena sampai dengan saat ini, kewajiban subsidi kepada PSSI belum pernah dilakukan pembayarannya oleh PT LIB.
  3. Adapun pelaporan cash flow baru dilaksanakan pertama kali dilakukan oleh PT LIB, oleh karena itu, dengan ini PSSI meminta PT LIB untuk memiberikan laporan cash flow sebelumnya kepada para pemegang saham melalui RUPS pertanggungjawaban.
  4. Mengenai kelanjutan pelaksanaan kompetisl Liga 1 dan Liga 2. PSSI tetap berpedoman pada Peraturan Kesehatan dan Status Tanggap Darurat COVID-19 yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia. (Edy – satupedia.com)
x

Check Also

Dianggap Kalah WO Lawan Persis Solo, PSG Pati Ajukan Banding

Jakarta – PSG Pati mengajukan banding atas putusan Komisi Displin PSSI yang memutuskan Java Army ...