Home > Berita Bola > Presiden Lyon Masih Menyimpan Kekesalan Terkait Penghentian Ligue 1

Presiden Lyon Masih Menyimpan Kekesalan Terkait Penghentian Ligue 1

Sisa perjalanan Ligue 1 alias divisi utama Liga Prancis 2019-2020 telah dibatalkan pada bulan lalu karena pandemi COVID-19. Hal itu membuat Liga Prancis menjadi satu-satunya dari lima liga top Eropa yang membatalkan musim, sementara Bundesliga sudah kembali pada 16 Mei kemarin dan Liga Spanyol juga berpotensi kembali bergulir per 8 Juni mendatang.

Adapun dua liga elite Eropa lainnya, Liga Inggris dan Liga Italia, masih berusaha untuk melanjutkan kompetisi musim ini. Keputusan Liga Prancis membatalkan sisa musim ini menimbulkan banyak pro dan kontra.

Beberapa mendukung keputusan itu, tapi sebagian lainnya menolak seperti yang dilakukan oleh Presiden Olympique Lyon, Jean-Michel Aulas. Aulas merasa Liga Prancis terlalu tergesa-gesa saat mengambil keputusan membatalkan kompetisi. Lebih lanjut, Aulas menilai tindakan Liga Prancis itu sebagai langkah yang bodoh.

“Pada kenyataannya, apa yang mereka katakan pada pertemuan dengan UEFA adalah soal kesabaran,” kata Aulas seperti dilansir dari Goal International.

“Saat pemimpin kami hadir di sana, mereka menarik kesimpulan yang berbeda.”

“Saya merasa bahwa tindakan itu benar-benar terlalu bodoh, maafkan saya untuk istilah itu,” kata Aulas menambahkan.

Sebelumnya Aulas sudah berulang kali memprotes keputusan pembatalan Liga Prancis. Salah satu alasan Aulas melakukan hal itu tidak lain dan tidak bukan adalah klubnya, Lyon, tidak lolos ke Liga Champions melalui jalur liga karena keputusan itu. Lyon sendiri mendapati dirinya berada di urutan ketujuh klasemen akhir Liga Prancis 2019-2020.

x

Check Also

Prediksi Tottenham Hotspur vs Arsenal, EPL 12 Juli 2020

Arsenal yang berambisi untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan akan menjadikan pertandingan ini sebagai ...