Home > Berita Liga Champions > Pochettino Mengenang Pil Pahit Saat Kalah di Final Liga Champions

Pochettino Mengenang Pil Pahit Saat Kalah di Final Liga Champions

London – Eks juru racik Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino menyebut dirinya tak bisa berhenti menangis usai tumbang kalah dari Liverpool di babak final Liga Champions 2018/19.

Spurs mengalami kekalahan 2-0 dari Liverpool di Wanda Metropolitano, gara-gara gol penalti Mohamed Salah di awal pertandingan dan sepakan Divocki Origi sebelum bubaran.

Momen itu menutup penampilan hebat Tottenham, dengan klub Liga Primer Inggris itu melakukan comeback mengesankan saat menjungkirkan Ajax di semi-final.

Sang manajer asal Argentina itu sempat meyakini bahwa tim arahannya akan mampu memenangkan trofi Eropa pertama, namun mimpinya gagal terwujud.

“Saya pikir sangat sulit untuk menerima jalannya pertandingan,” kata Pochettino seperti dikutip The Sun.

“Saya sangat kecewa setelah itu. Sulit untuk berhenti menangis, untuk menyudahi perasaan kecewa yang ada.”

“Ketika Anda mempersiapkan diri selama tiga pekan dengan tanggung jawab dan cara kami . . . . . . berlatih, bersama staf dan para pemain. Kami sangat fokus.”

“Saya pikir kami yakin dan saya percaya final akan berjalan sesuai harapan. Trofi sepenuhnya ada dalam benak kami. Namun kacau setelah 30 detik final Liga Champions dimulai, untuk kebobolan semacam itu [penalti].”

Memang, gol cepat Salah menurutnya telah mengubah arah permainan.

“Gol itu mengubah seluruh permainan, semua emosi. Sulit untuk mempersiapkan sebuat tim dengan adanya itu,” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Juventus Beruntung Hanya Kebobolan 4 Gol Dari Chelsea

Jakarta – Juventus kalah telak dengan skor 0-4 saat tandang ke markas Chelsea di Stamford ...