Home > Berita Liga Italia > AC Milan > Lucas Biglia Tuding AC Milan Tak Punya Stabilitas Sebagai Klub Besar

Lucas Biglia Tuding AC Milan Tak Punya Stabilitas Sebagai Klub Besar

Pemain Lucas Biglia melontarkan kritik pedas kepada klubnya, AC Milan, dengan menyebut Rossoneri tidak memiliki stabilitas untuk menjadi klub besar.
Bintang asal Argentina, Lucas Biglia, didatangkan Milan pada musim panas 2017 lalu.

Dengan statusnya sebagai pemain andalan Lazio dan banderol yang mencapai 17 juta euro atau sekitar Rp270 miliar, Biglia diharapkan dapat berperan penting di lini tengah AC Milan.

Tapi harapan itu tidak terwujud setelah Biglia gagal menunjukkan performa terbaiknya dan gagal mengunci tempat utama di skuat Milan. Musim ini saja pemain yang sekarang berusia 34 tahun ini baru tampil 7 kali di semua kompetisi.

Kondisi ini pun membuat Milan memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dan membiarkannya pergi dengan gratis akhir Juni nanti. Kepergian Biglia juga akan mengurangi beban finansial Milan karena kontrak sang pemain merupakan yang kedua termahal di skuat Rossoneri.

Pemain veteran itu pun disebut sudah menjadi incaran sejumlah klub luar Serie A, khususnya dari Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Arab Saudi.

Ia pun mengomentari masa depannya sekaligus melontarkan kritik pedas terhadap AC Milan, walau tetap meyakini Rossoneri akan bisa kembali menjadi klub besar di masa depan.

“Saya sedang mengevaluasi masa depan saya. Saya . . . . . . tidak menutup kemungkinan untuk kembali bermain di Argentina,” kata Biglia kepada MilanLive seperti dilansir Sempre Milan.

“Sejak saya tiba, klub ini (Milan) sudah 2 kali berganti kepemilikan. Milan akan kembali menjadi Milan yang dulu kalau ada stabilitas di dalam organisasi klub ini. Milan akan kembali menjadi raksasa Eropa seperti sebelumnya, tapi akan butuh waktu.”

Milan sendiri memang sedang mengupayakan untuk melakukan revolusi besar-besaran demi mendapatkan stabilitas. Sosok yang santer disebut akan memimpin proses revolusi itu adalah mantan pelatih RB Leipzig, Ralf Rangnick.

Manajemen Milan bahkan sudah menjanjikan uang belanja Rp1,6 triliun kepada pria Jerman itu. Tidak hanya itu, Rossoneri juga menawarkan posisi sebagai manajer sehingga Rangnick tidak hanya akan memiliki kendali di atas lapangan, tapi juga di bursa transfer.

x

Check Also

Presiden FIFA Sebut Vietnam Punya Kans Main di Piala Dunia, Kok Bisa?

Jakarta – Presiden FIFA Gianni Infantino secara mengejutkan menyebutkan bahwa Vietnam memiliki kans untuk bermain ...