Home > Berita Liga Inggris > Klopp Tak Setuju Liga Primer Inggris Dihentikan Total

Klopp Tak Setuju Liga Primer Inggris Dihentikan Total

London – Jurgen Klopp menilai akan terasa tidak adil bagi Liverpool jika gagal dinobatkan sebagai juara Liga Primer Inggris karena wabah virus corona yang memaksa musim ini dibatalkan.

The Reds berada di puncak klasemen dengan keunggulan 25 poin atas seteru terdekat, Manchester City dan tengah di ambang pintu titel juara kasta tertinggi yang pertama dalam 30 tahun terakhir.

Namun, pandemi COVID-19 membuat Liga Primer dihentikan sejak Maret lalu dan kini kans mereka menjadi juara terancam usai muncul beberapa desakan untuk menyudahi musim ini lebih dini.

Seluruh kontestan Liga Primer telah sepakat untuk kembali melakoni latihan dan berharap kompetisi bisa kembali berjalan pada 12 Juni, walau sejauh ini belum ada jaminan kesehatan yang paten.

Dan Klopp merasa akan sangat tidak tepat jika mengakhiri kampanye musim ini sebelum waktunya dan menutup kesempatan Liverpool untuk menggapai kejayaan.

“Ada pembicaraan bahwa orang-orang ingin membatalkan musim ini dan tidak ada hasil yang berlaku. Jadi Anda berpikir: ‘Hah? Kami telah memainkan 76 persen musim ini dan mereka ingin menghapusnya?'”

“Itu akan menjadi sesuatu, yang menurut saya pribadi, akan terasa tidak adil.”

“Kami berada di posisi pertama klasemen kandang dan tandang. Ini adalah musim di mana seharusnya kami menjadi juara.”

“Berurusan dengan krisis adalah hal yang paling penting. Tapi itu tidak berarti bahwa hal-hal yang lainnya sama sekali tidak penting hanya karena tidak menjadi prioritas.”

“Saya pikir ada hal-hal buruk dalam hidup ini ketimbang tidak menjadi juara. Banyak orang di sekitar . . . . . . kita memiliki masalah besar. Orang-orang meninggal, itu selalu terjadi, namun pada saat ini disebabkan oleh virus yang kita semua tidak tahu dan tidak ada yang bisa menangkalnya.”

“Kita tidak bisa bersiap untuk segalanya, namun harus juga sering bereaksi. Itu bagian terbesar dalam hidup saya, bereaksi terhadap hal-hal yang tidak saya harapkan.”

Pelatih asal Jerman itu merasa yakin seluruh klub kasta tertinggi Inggris akan mampu menerapkan prosedur keamanan yang ketat bagi para pemain untuk berlatih, seperti yang telah ditunjukkan klub-klub Jerman.

“Orang-orang berkata: ‘Bagaimana Anda bisa memikirkan sepakbola, pada saat orang-orang sekarat di luar sana?’ Tidak ada yang seperti itu, namun seperti cabang bisnis lainnya, kami harus mempersiapkan untuk keadaan ke depan, karena tentu saja itu akan datang.”

“Ketika berbicara tentang sepakbola, itu berarti kami akan kembali memulai latihan pada suatu titik dan untuk memastikan semua orang aman, langkah-langkah ketat diterapkan.”

“Seperti yang dilakukan di Jerman, sekarang dicontoh oleh Inggris. Kompleks latihan klub-klub profesional Inggris akan menjadi tempat teraman. Tidak ada tempat untuk menularkan infeksi sama sekali.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

mikel arteta

Berada Di Posisi Paling Akhir Klasemen Sementara Arsenal Terancam Terdegradasi

London – Dalam laga pekan ketiga EPL 2021/22 ini, Arsenal harus menelan kekalahan mereka yang ...