Home > Berita Bola > Kalah Lawan Dortmund, Schalke Tetap Cetak Catatan Menarik

Kalah Lawan Dortmund, Schalke Tetap Cetak Catatan Menarik

Matchday pertama pasca-penangguhan Bundesliga 2019-2020 diwarnai oleh pertandingan klasik bertajuk Revierderby yang mempertemukan Borussia Dortmund dengan Schalke.

Pertandingan yang dimainkan di Stadion Signal Iduna Park itu berhasil dimenangkan oleh Dortmund setelah memasukkan empat gol ke gawang Schalke.

Gol dari Erling Haaland (29′) Raphael Guerreiro (45′, 63′) dan Thorgan Hazard (48′) membenamkan Schalke yang tidak bisa membalas satu gol pun. Hasil pertandingan itu membuat Schalke harus turun di tabel klasemen sementara Bundesliga.

Sebelumnya, tim besutan David Wagner itu berada di urutan keeenam klasemen, tapi berkat kekalahan ini, mereka terpaksa turun ke urutan kedelapan.

Tidak hanya soal posisi di klasemen, catatan buruk lainnya juga menghampiri Schalke setelah menderita kekalahan 0-4 ini. Hasil pertandingan itu merupakan salah satu kekalahan dengan margin terbesar yang meraka alami di musim ini.

Kekalahan paling besar yang pernah dirasakan Schalke musim ini adalah 0-5, saat melawan Gladbach pada pekan ke-19 dan Bayern Muenchen di matchday ke-23.

Tapi, selain catatan minor, Schalke juga menorehkan rekor positif pada pertandingan kali ini. Seperti dilansir dari Opta, rekor itu adalah; Schalke menjadi klub Bundesliga pertama yang melakukan lima pergantian pemain dalam satu pertandingan dengan waktu normal.

Mereka melakukan lima pergantian dengan rincian; dua di saat turun minum, satu pada menit ke-74, satu lagi pada menit ke-76 dan yang terakhir pada menit ke-87.

Pemain yang membantu Schalke . . . Gabung . . . meraih ‘rekor’ itu adalah Jean Todibo (Guido Burgstaller 46′), Benito Raman (Rabbi Matondo 46′), Suat Serdar (Alessandro Schoepf 74′), Daniel Caliguri (Juan Miranda 76′) dan Jonjoe Kenny (Timo Becker 87′).

Hal itu bisa menjadi catatan khusus karena sebelumnya di pertandingan sepak bola umumnya hanya diizinkan untuk melakukan tiga pergantian pemain. Tapi, berdasarkan rujukan dari FIFA dan juga IFAB, sekarang klub Bundesliga bisa melakukan pergantian pemain sampai lima kali.

FIFA dan IFAB membuat keputusan itu karena merasa memperbesar kuota pergantian pemain bisa membantu klub terhindar dari masalah cedera. Aturan itu pun tidak hanya berlaku di Bundesliga, melainkan di semua kompetisi sepak bola yang berada di bawah naungan FIFA.

Peraturan itu juga hanya akan berlaku untuk kompetisi yang sudah berjalan atau baru akan dimulai sebelum akhir tahun ini. 5 pergantian dalam satu pertandingan juga hanya berlaku untuk sementara, atau tepatnya sampai 31 Desember 2020 saja.

x

Check Also

Salah

Thierry Henry Menolak Anggapan Salah Pemain Terbaik Dunia

London – Legenda Arsenal, Thierry Henry menolak anggapan bahwa bintang Liverpool, Mohamed Salah merupakan pemain ...