Home > Berita Liga Prancis > Eks Bos PSG Ajak Pemain Ligue 1 Gelar Aksi Mogok Musim Depan

Eks Bos PSG Ajak Pemain Ligue 1 Gelar Aksi Mogok Musim Depan

Paris – Eks arsitek tim Paris Saint-Germain dan Toulouse Antoine Kombouare mengajak para pemain Ligue 1 Prancis agar membuat aksi mogok musim depan jika otoritas liga tidak menambah jumlah peserta menjadi 22 tim.

Seperti diketahui, Ligue 1 2019/20 terpaksa dihentikan lebih dini sebagai dampak wabah virus corona. PSG ditasbihkan sebagai kampiun, sementara dua klub terbawah Amiens dan Toulouse turun kasta.

Keputusan itu menyudahi kompetisi secara prematur dan memancing banyak suara ketidakpuasan. Beberapa klub, termasuk Amiens dan Olympique Lyon, yang gagal melaju ke jalur Eropa, bahkan mengancam akan melayangkan tuntutan hukum.

Kombouare sendiri berpendapat kebijakan mengakhiri liga terasa tidak adil karena otomatis tak memberikan peluang tim-tim mengejar target masing-masing, khususnya mereka yang harus terdegradasi.

Ia berharap pemain siap melakukan boikot jika Amiens dan Toulouse tidak bertahan di divisi tertinggi, dengan dua klub Ligue 2 tetap promosi sehingga . . . . . . jumlah kontestan bertambah jadi 22, pada musim mendatang.

“Para pemain dan pelatih harus sepakat untuk mogok pada awal musim depan kalau itu tak terjadi,” tegasnya kepada L’Equipe.

“Akan ada PHK. Bahkan di tingkat amatir pun ini akan menyakitkan. Membuat pemain mengakhiri karier mereka dengan cara seperti ini sangat tidak adil, dan saya selalu membenci ketidakadilan.”

“Kita harus bersatu di tengah penderitaan dan keprihatinan ini. Kita belum cukup bersatu. Ini membuat saya marah.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Lens Berhasil Naik Peringkat Dalam Klasemen Sementara Usai Kalahkan Marseille 3-2

Prancis -Laga Liga Prancis 2021/22 menampilkan laga seru, RC Lens naik ke urutan kedua klasemen ...