Home > Berita Bola > Deretan Pemain Berdarah Indonesia Yang Perkuat Negara Lain

Deretan Pemain Berdarah Indonesia Yang Perkuat Negara Lain

Nama bek Leeds United, Pascal Struijk, sempat menjadi perbincangan di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air beberapa waktu lalu. Namanya mencuat di liga sepak bola nasional setelah pemain timnas U-17 Belanda itu mengaku keturunan Indonesia.

Darah Indonesia yang mengalir dalam tubuhnya didapatkan dari kakek dan neneknya yang melakukan migrasi ke Belanda di masa penjajahan. Walau merasa Indonesia, Struijk menegaskan bahwa dirinya tidak ingin membela timnas Indonesia. Pemain 20 tahun itu lebih memilih bergabung dengan timnas Belgia atau Belanda.

“Saya harus mengakui kalau saya terkadang merasa sedikit orang Indonesia, tapi kadang juga tidak,” kata Struijk dilansir dari sportamgazine.

“Saya sangat senang bila menerima panggilan timnas dari Roberto Martinez (pelatih Belgia), tapi saya lebih memilih Belanda,” katanya.

Selain Struijk, ada juga pemain keturunan Indonesia lain yang tidak ingin masuk tim tim Garuda. Para pemain itu memilih untuk membela negara lain yang dinilai lebih memiliki kedekatan dengan dirinya selain Indonesia.

Berikut daftar pemain keturunan Indonesia yang membela timnas negara lain:

1.Radja Nainggolan

Radja Nainggolan menjadi salah satu pemain sepak bola keturunan Indonesia tersukses di Eropa. Namanya dikenang sebagai salah satu pemain besar di Liga Italia. Darah Indonesianya berasal dari sang ayah yang merupakan keturunan Batak.

Walau menjadi pemain top di Benua Biru, Radja Nainggolan tidak melupakan asal-usulnya. Bahkan, mantan pemain AS Roma itu pernah mengungkapkan kebanggaannya terhadap Indonesia.

“Saya sangat bangga dengan dari mana saya berasal, walau harus menghadapi banyak hal tidak mengenakkan khususnya karena ayah saya,” katanya dilansir dari FCInter1908.it.

Saya memberinya kesempatan kedua saat mengunjungi Indonesia tapi tidak berjalan baik. Saya tidak terlalu kental dengan Indonesia, tapi saya tidak pernah menyangkal asal saya,” katanya.

2. Emil Audero Mulyadi

Nama Emil Audero Mulyadi mulai dikenal saat dirinya menjadi kiper ketiga Juventus sebelum musim 2018/2019. Kariernya semakin menanjak setelah dipinjamkan ke Sampdoria dan dipermanenkan pada Februari 2019.

Emil mendapatkan darah Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Emil bahkan terang-terangan bercerita tentang asal-usulnya dan keterkaitannya dengan Indonesia usai dipermanenkan oleh Sampdoria.

Sayangnya, pemain 23 tahun itu menolak tawaran PSSI untuk bergabung ke timnas Indonesia pada 2016 silam. Emil lebih memilih mengejar mimpinya untuk masuk ke timnas Italia yang semakin mungkin terwujud setelah dirinya dipanggil timnas U-21 Italia pada 2019 lalu.

3. Andri Syahputra

Andri Syahputra sempat menjadi sosok yang paling dibenci oleh pecinta sepak bola Indonesia pada 2017. Saat itu, Andri menjadi bulan-bulanan netizen setelah dirinya menlak memperkuat . . . . . . timnas U-19 Indonesia dalam kompetisi Piala AFF U-18 2017.

Sejatinya Andri menolak gabung ke timnas U-19 Indonesia karena berpotensi putus sekolah di Qatar. Tapi, kegeraman netizen semakin bertambah setelah dirinya malah bergabung dengan timnas U-19 Qatar.

Walau banyak mendapat hujatan, Andri justru semakin mendulang prestasi dalam karier sepak bolanya di Qatar. Bersama Al-Gharafa SC, Andi berhasil meraih juara QSL Cup 2018/2019 setelah menaklukkan Al Duhail di final.

4. Taufik Suparno

Taufik Suparno merupakan penyerang berbakat milik timnas Singapura yang ternyata punya keturunan Indonesia. Ayah dari Taufik merupakan pria asli Jawa sementara ibunya berasal dari Singapura. Pemain 24 tahun itu lebih memilih timnas Singapura dibanding timnas Indonesia karena tidak mengenal Indonesia.

“Saya tidak tahu apapun soal Indonesia. Yang saya tahu ayah saya berasal dari sana. Pernah sekali saya tanya beliau soal Indonesia, dijawab hanya ia berasal dari Jawa,” kata Taufik dilansir dari Football Tribe.

Saat ini, Taufik menjadi pemain andalan sebagai penyerang dan pemain sayap di klub asal Singapura, Tampines Rovers.

5. Mahali Bin Jasuli

Pemain bek timnas Malaysia berusia 31 tahun itu mempunyai garis keturunan Indonesia yang berasal dari Gresik, Jawa Timur. Nama Mahali Jasuli sempat jadi bahan perbincangan saat berhasil membobol gawang timnas Indonesia pada Piala AFF 2012.

Timnas Indonesia dan timnas Malaysia bertemu dalam pertandingan pamungkas Grup B di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, pada 1 Desember 2012. Saat itu, timnas Indonesia dan Malaysia sama-sama membutuhkan kemenangan untuk bisa lolos ke semi final.

Mahali menjadi satu dari dua aktor kemenangan tim Harimau Melayu pada pertandingan itu. Golnya pada menit ke-29 melengkapi gol Azamuddin dua menit sebelumnya dan membuat timnas Malaysia menang dengan skor 2-0.

6. Noh Alam Shah

Legenda hidup sepak bola Singapura ini juga memiliki garis keturunan Indonesia. Pria yang akrab disapa Along itu ternyata punya leluhur yang berasal dari Pulau Bawean, Jawa Timur.

Noh Alam Shah juga dikenal sebagai legenda Arema FC. Namanya sempat menjadi pujaan Aremania setelah berhasil mengantarkan Singo Edan menjadi juara Liga Super Indonesia 2009/2010.

x

Check Also

Sudah Pensiun Belum Ya ? Jika Cristiano Ronaldo Main Di Piala Dunia 2026

Jakarta – Perjalanan Portugal ke Piala Dunia 2022 Qatar akan dihadapkan dengan laga berat, mereka ...