Home > Berita Bola > Capello Menyebut Ronaldo Ciptakan Banyak Masalah di Real Madrid

Capello Menyebut Ronaldo Ciptakan Banyak Masalah di Real Madrid

Fabio Capello menjadi juru taktik Real Madrid pada musim 2006-2007 saat Ronaldo Nazario mendekati akhir karier hebatnya. Walaupun menggambarkan Ronaldo sebagai talenta terhebat yang pernah ia latih, Capello tidak memungkiri kalau El Fenomeno juga sering menciptakan masalah. Bahkan, perselisihan antara keduanya menyebabkan Ronaldo dijual ke AC Milan pada Januari 2007.

“Bakat terbesar yang pernah saya latih adalah Ronaldo,” kata Capello, dilansir dari Sky Sport Italia.

“Tapi, pada saat yang sama dia adalah pemain yang menciptakan banyak masalah bagi saya di ruang ganti.”

“Dia biasa mengadakan pesta dan melakukan segalanya.”

“Suatu kali Ruud van Nistelrooy berkata kepada saya, ‘pelatih, ruang ganti seperti berbau alkohol.'”

“Lalu, Ronaldo pergi ke Milan dan kami mulai menang.”

“Tapi, kalau berbicara tentang bakat, maka dia yang terhebat, tidak diragukan lagi,” kata pria yang juga pernah melatih AC Milan ini menambahkan.

Bukan pertama kalinya Capello menggambarkan Ronaldo sebagai tantangan terbesar dalam kariernya sebagai pelatih. Mantan juru taktik timnas Inggris ini ingat bagaimana Ronaldo kembali dari cedera dengan kondisi berat badan berlebih.

“Dia kembali dari cedera dan datang kepada kami untuk latihan kembali. Beratnya 96 kg,” kata Capello pada tahun 2018, dilansir dari Daily Mail.

“Saya bertanya berapa beratnya saat memenangi Piala Dunia 2002 dan dia berkata 84 kg. Jadi, saya memintanya untuk setidaknya mencapai 88 kg.”

“Sangat memalukan, dia . . . . . . tidak ingin melakukan pengorbanan terkecil dan yang terbaik yang dia hasilkan adalah 94 kg.”

“Dia memainkan tiga pertandingan dengan Ruud van Nistelrooy dan kami kehilangan ketiganya,” kata Capello lagi.

Terlepas dari itu, Capello mengatakan kalau sekarang mereka berbicara dengan hangat dan ramah setiap bertemu. Walaupun Ronaldo mencetak 104 gol dalam 177 penampilan bersama Madrid untuk memenangi Liga Spanyol pada 2003, ia hanya berhasil mencetak empat gol dalam 13 pertandingan di bawah Capello.

Saat pergi ke Milan, Ronaldo secara blak-blakan mengucapkan terima kasih pada semua orang di Madrid kecuali Capello. Sebagai tanggapan, Capello mengatakan bahwa dia berharap Ronaldo mendapatkan keberuntungan untuk menjadi pemain hebat seperti sebelumnya.

Capello sendiri, walaupun memenangkan gelar Liga Spanyol musim itu, dipecat pada Juni 2007. Gaya sepak bola pragmatisnya dinilai bertentangan dengan pendekatan tradisional Madrid yang lebih mengalir bebas. Enam bulan kemudian Capello diangkat sebagai pelatih timnas Inggris.

x

Check Also

Jadwal Lengkap La Liga 2021/22 Pada Pekan Ini 4 Desember 2021-7 Desember 2021

Jakarta – Pada laga lanjutan La Liga 2021/21 pekan ini akan dimulai pada hari Sabtu ...