Home > Berita Bola > Caballero Pernah Menerima Ancaman Saat Argentina Kalah Lawan Kroasia

Caballero Pernah Menerima Ancaman Saat Argentina Kalah Lawan Kroasia

London – Willy Caballero mengklaim pernah mendapat ancaman pembunuhan usai melakukan blunder saat memperkuat Timnas Argentina di Piala Dunia 2018 di Rusia.

Tak lama usai turun minum di pertandingan kedua babak grup kontra Kroasia, Caballero melakukan kesalahan di depan Ante Rebic dan itu memudahkan lawannya tersebut untuk mengamankan kemenangan 3-0.

Kepada TNT Sports menyinggung kesalahan yang ia buat di masa lalu, penjaga gawang Chelsea ini mengatakan: “Dengan blunder untuk gol Kroasia itu, saya sejatinya berniat untuk melambungkannya dan memberikannya kepada [Eduardo] Toto Salvio, tapi saya gagal.

“Bola memiliki efek yang tidak terduga dan itu jatuh pada Rebic. Semua orang berpikir saya ingin melambungkannya tetapi tidak seperti itu; Saya tidak pernah menendang bola seperti itu selama hidup saya.

“Saya ingin melambungkan bola itu dan menendangnya jauh ke depan karena kedua penyerang lawan datang.

“Sehari setelah kesalahan saya di Piala Dunia, semua orang memiliki nomor saya. Saya tidak punya ketenangan.

“Pesan yang sangat ekstrem dikirimkan . . . . . . kepada saya, termasuk ancaman pembunuhan. Dan mereka membuat saya memikirkan tentang keluarga dan masa depan saya.”

Usai kesalahannya itu, Caballero kemudian dicadangkan oleh arsitek tim Jorge Sampaoli.

Franco Armani, yang kala itu berkarier di Atletico Nacional, memainkan sisa laga Argentina di turnamen dan Caballero belum pernah tampil untuk negaranya sejak itu.

“Saya ingin satu kesempatan lagi untuk bermain dan membela diri, tetapi saya mengerti keputusan Jorge,” lanjut Caballero.

“Selain itu, Franco datang dan bermain dengan sangat baik. Orang yang mengonfirmasi bahwa dia yang akan bermain adalah saya.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Direktur Marca Langsung Terbang Ke Paris Untuk Serahkan Trofi Pichichi Ke Lionel Messi

Jakarta – Pada Senin (29/11), Lionel Messi menerima trofi Pichichi kedelapan dari Direktur Marca Juan ...