Home > Berita Bola > Bepe Tanggapi Perbandingannya Dengan Simic

Bepe Tanggapi Perbandingannya Dengan Simic

Begini Reaksi Bambang Pamungkas Usai KPU Umumkan Hasil Suara Pilpres 2019

Legenda Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, menyebut Marko Simic adalah Super Simic, sedangkan dirinya adalah Super Sabar. Hal itu disampaikan saat Bambang Pamungkas disuruh memilih pasangan antara penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, atau dengan legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto.

Bambang Pamungkas, yang sekarang menjabat sebagai manajer Persija, lebih memilih Kurniawan Dwi Yulianto ketimbang Marko Simic. Bepe, sapaan Bambang Pamungkas, mengungkapkan hal itu dalam sesi rapid question pada acara YouTube Hanif dan Rendy Show, 22 Mei 2020.

Pemain yang identik dengan angka 20 itu tidak memilih Marko Simic bukan berarti dirinya memiliki masalah dengan striker asal Kroasia itu. Bambang Pamungkas beralasan karena dirinya jarang sekali bermain bareng dengan Simic saat masih merumput. Mantan pemain timnas Indonesia itu menjelaskan kalau dirinya lebih sering berperan sebagai penyerang cadangan saja.

“Karena dengan Simic, saya tidak banyak main bareng,” kata Bepe seperti dilansir dari YouTube, Sabtu (23/5/2020).

“Karena kami (Persija) pakai satu (striker target man). Jadi, saya back up-nya Simic,” kata mantan pemain Pelita Bandung Raya itu.

Bambang Pamungkas memiliki guyonan dengan memplesetkan julukan Marko Simic untuk dirinya. Bepe menyebut kalau penyerang asal Kroasia itu Super Simic dan dirinya merupakan Super Sabar.

“Kalau Simic itu Super Simic. Kalau saya, Super Sabar, menunggu di pinggir lapangan,” kata Bepe.

Maksud Super Sabar yang disebut Bambang Pamungkas yaitu dirinya hanya menunggu Marko Simic untuk digantikan olehnya. Bepe akan masuk ke pertandingan kalau Simic sedang tidak siap atau tak fit untuk bertanding.

“Jam main saya itu kalau Simic sudah benar-benar capek. Nah, baru saat itu saya main,” kata figur berusia 39 tahun itu.

Seperti diketahui, kedatangan Marko Simic pada musim 2018 membuat posisi Bambang Pamungkas sedikit dipinggirkan dalam urusan penyerang berperan target man di Persija.

Total dari musim 2018 sampai pensiun, Bepe hanya mengoleksi 42 penampilan atau sekitar 995 menit bermain dengan koleksi tiga gol dan satu assist di semua kompetisi. Sosok kelahiran Semarang itu lebih memilih Kurniawan Dwi Yulianto karena kebersamaannya baik di luar lapangan ataupun saat bertanding. Terlebih juga Si Kurus, julukan Kurniawan, merupakan salah satu idola Bambang Pamungkas.

“Kalau dengan Kurniawan saya sering main bareng. Di tim nasional bareng, di beberapa event kami main bareng. Kebetulan juga dia idola saya,” kata Bepe.

Tapi, Bambang Pamungkas menegaskan kalau baik Marko Simic maupun Kurniwan Dwi Yulianto merupakan penyerang yang berkualitas pada eranya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Bali Lebih Aman, Leonard Tupamahu Tak Mudik Ke Jakarta

Pemain bek senior Bali United, Leonard Tupamahu mengatakan tetap berada di Bali, walau tim dan ...