Home > Berita Liga Inggris > Manchester United > Pogba Menyebut Sir Alex Kurang Memberikan Kepercayaan Kepadanya

Pogba Menyebut Sir Alex Kurang Memberikan Kepercayaan Kepadanya

London – Paul Poba menuturkan alasan hengkang dari Manchester United pada 2012 dengan mengaku kurangnya kepercayaan dari Sir Alex Ferguson telah membuatnya kecewa.

Usai mendapat pelatihan di akademi Old Trafford, sang gelandang diprediksi akan menjadi bintang si Setan Merah dalam waktu lama.

Namun tidak ada kesepakatan terkait masa kerja sehingga dia hijrah ke Italia untuk bergabung dengan raksasa Italia Juventus.

Empat musim Pogba memperkuat skuad Turin sebelum dia kembali ke Inggris pada 2016. Saat itu Man United dipimpin oleh Jose Mourinho dan Pogba punya tantangan membuktikan diri setelah diabaikan Ferguson.

“Keputusan sulit bagi saya, mengingat manajer dan segala hal tentang kontrak,” ujarnya di podcast resmi United.

“Bukan masalah kontrak tetapi lebih ke kepercayaan dari manajer. Jelas bagi saya Sir Alex adalah manajer terbaik sepanjang sejarah. Ketika mereka meminta saya meneken kontrak, saya menolaknya. Banyak hal yang terjadi. Saya kemudian berlatih sendiri dan hal-hal lainnya.”

“Situasinya membuat saya marah, ini bukan soal uang. Ini soal kepercayaan, saya hanya ingin bermain sepakbola. Hanya itu. Saya ingin bermain.”

“Seperti yang saya katakan, kesempatan untuk bermain misalnya lawan Blackburn di mana saya benar-benar patah hati. Tidak ada pemain gelandang tersedia, Paul Scholes tidak bersama tim, saya pikir ketika itu dia sudah bisa dikatakan pensiun sebelum kembali lagi. Rafael bermain di tengah bersama Ji-sung Park dan saya sama sekali tidak dimainkan. Tim kalah.”

“Saya ada di bench melakukan pemanasan dan saya pikir akan bermain. Ini kesempatan besar tetapi sayangnya . . . Gabung . . . tidak. Manajer telah mengambil keputusan tetapi hari itu saya patah hati. Saya mengatakan pada Patrick Evra, inilah kesempatan saya. Saya sudah berlatih bersamanya dan membicarakan kemungkinan tampil. Tetapi itulah yang terjadi, saya tidak bermain dan saya kecewa.”

“Jadi saya pergi ke Juventus, sebuah keputusan sulit. Sulit karena saya harus datang ke sebuah klub bukan sebagai pemain reguler. Saya datang ke Turin sebagai pemain muda. Muda dan berbakat, saya harus membuktikan diri lagi di sana.”

“Kemudian transfer terjadi, Juventus adalah tantangan besar. Saya berkata pada diri sendiri: ‘lakukan saja, tidak ada masalah. Saya ingin membuktikan kesiapan untuk membela tim’.”

Poba kemudian kembali ke Old Trafford dengan mahar £89 juta dan mengaku tidak pernah ragu untuk kembali ke pelukan si Setan Merah.

“Keputusan mudah, ini Manchester United. Jujur saja, saya pernah nyaris bergabung ke Lyon karena banyak orang yang menyarankan saya untuk bertahan di Prancis. Ketika itu saya menolak karena Manchester United adalah klub terbesar di dunia. Kesempatan sekali seumur hidup itu saya ambil.”

“Pada akhirnya kesempatan itu menghampiri saya dua kali.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Cristiano Ronaldo Rekomendasikan Zinedine Zidane Sebagai Pengganti Ole Gunnar Solskjaer

Manchester – Manchester United masih belum mendapatkan hasil yang baik meski sudah dipenuhi dengan pemain ...