Home > Berita Liga Jerman > Petinggi Dortmund Khawatir Bundesliga Bangkrut Jika Terus Ditunda

Petinggi Dortmund Khawatir Bundesliga Bangkrut Jika Terus Ditunda

Munchen – Borussia Dortmund Hans-Joachim Watzke, khawatir Bundesliga Jerman bakal mengalami kebangkrutan jika tidak digelar dalam beberapa bulan ke depan.

Wabah Covid-19 membuat Bundesliga menunda roda kompetisi sejak bulan lalu, namun kini muncul harapan bisa digelar tanpa penonton pada 9 Mei mendatang, walau hal itu juga memunculkan kekhawatiran para pendukung bakal berkumpul di luar stadion.

Tercatat lebih dari 206.900 korban jiwa karena virus corona di seluruh dunia dengan lebih dari 5.900 di antaranya dari Jerman.

Virus corona memang telah membuat kacau keadaan secara global termasuk menimbulkan krisis finansial di dunia olahraga sehingga CEO Dortmund Watzke, mendesak agar kompetisi bisa kick-off lagi.

“Jika kami tidak bermain dalam beberapa bulan ke depan, Bundesliga akan bangkrut lalu liga yang kita kenal akan menghilang,” kata Watke pada Sky TV.

“Tentu saja banyak fans akan mengatakan: ‘Sudah tidak ada semangat, sepakbola bukan di televisi’, itu benar tetapi yang kami bicarakan adalah tentang menyelamatkan sepakbola.”

“Kami mengupayakan segala cara untuk kembali bekerja, kami tidak membutuhkan perlakukan spesial, tidak, tetapi kami juga tidak mau dirugikan.”

“Sepakbola memainkan peran yang cukup relevan di masyarkat, tetapi bukan itu permasalahannya. Kami bekerja agar terhindar dari anggapan orang-orang ada perlakuan khusus untuk sepakbola.”

“Kami tidak ingin memulai di posisi spesial, tetapi lagi, Anda tidak bisa membandingkan sepakbola dengan . . . Gabung . . . olahraga populer lainnya. Kami hanya ingin melakukan pekerjaan kami.”

Setelah 25 pertandingan berlalu, Dortmund saat ini menempati peringkat dua, tertinggal empat poin dari Bayern Munich.

Terkini Wakil Pimpinan Kepolisian Jerman Jorg Radek, mengatakan Bundesliga keliru jika menganggap melarang suporter ke tribun stadion sudah cukup untuk memastikan keamanan publik.

“Mungkin itu cukup untuk mengendalikan apa yang terjadi di stadion, tetapi tidak di tempat publik yang berdekatan dengan stadion. Stadion adalah target potensial fans yang ingin memberi dukungan pada tim,” ujarnya di Frankfurter Allgemeine Sonntagszeitung.

“Jika terjadi akan berbahaya. Kerumunan banyak orang di luar pintu stadion tidak boleh terjadi. Bukan saja karena itu dilarang, tetapi menjadi sebuah sikap tidak bertanggung jawab.”

“Situasi tersebut menjadi relevan bagi pihak kepolisian. Kami kemudian harus memastikan syarat-syarat yang telah ditentukan di tempat publik telah dipenuhi.”

“Jika hal-hal seperti itu tidak bisa digaransi, kami akan melakukan intervensi demi keamanan,” tegasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Bayern Munchen Dan Borussia Moenchengladbach Berbagi Skor 1-1 Di Laga Pembuka Bundesliga

Jerman – Pada laga pembuka Liga Jerman 2021/2022 Bayern Munchen berhadapan dengan Borussia Moenchengladbach, laga ...