Home > Berita Bola > Pendiri Ganesport Apresiasi Pencapaian Positif Ratu Tisha

Pendiri Ganesport Apresiasi Pencapaian Positif Ratu Tisha

Jakarta – Keputusan mundur Ratu Tisha dari jabatannya sebagai Sekjen PSSI mengejutkan sekaligus disesalkan sejumlah pihak. Salah satunya disampaikan oleh Ganesport Institute.

Kebetulan, Ganesport memang selama ini dikenal sebagai lembaga yang fokus terhadap manajemen dan kebijakan olahraga di Indonesia.

Sebelumnya, Tisha mengumumkan pengunduran diri lewat unggahan suara via akun Instagramnya, @ratu.tisha, pada Senin (13/04/2020) sore WIB. Dalam rekaman tersebut, ia juga mengatakan telah menyampaikan surat pengunduran resmi kepada PSSI.

“Sangat disayangkan Ratu Tisha mundur dari PSSI,” ujar Amal Ganesha selaku pendiri Ganesport Institute, Selasa (14/4).

“Padahal, kita mengharapkan rencana-rencana yang telah ia kick-off sejak awal untuk rampung, terutama di ranah football development, salah satunya peningkatan kuantitas dan kualitas pelatih sepakbola Indonesia,” tutur lulusan Sport Management Coventry University itu.

“Kami harap penggantinya adalah orang yang berkompeten dalam memahami konteks sepakbola secara menyeluruh, termasuk juga perhatian terhadap perkembangan sepakbola amatir,” tambahnya.

Ganesport menyebut bahwa problem sepakbola Indonesia sangat kompleks. Artinya, dibutuhkan sekjen yang sangat kuat dalam hal kepemimpinan ditambah pemahaman manajemen dan tata kelola sepakbola yang mumpuni.

“Selama ini, sepakbola kita . . . Gabung . . . jalan di tempat karena elite stakeholders-nya selalu memandang sepakbola dari perspektif teknis dan pola pengambilan keputusannya selalu jangka pendek,” ujar Amal.

Sebagai contoh, Amal melihat kasus kekerasan di sepakbola profesional yang tidak pernah diselesaikan dengan komprehensif, sehingga rentan terulang pada masa depan.

“Masalah-masalah kritis tersebut harus dihadapi oleh seorang sekjen yang paham situasi dan punya pemikiran jangka panjang,” kata dia.

Menurut catatan Ganesport, di bawah kepemimpinan Tisha sebagai sekjen, hal yang mengalami perbaikan signifikan adalah pada area komersial, sebuah pencapaian positif yang layak diapresiasi.

“Di era Tisha, secara komersil, liga profesional kita meningkat tajam dibanding era-era sebelumnya, itu adalah pencapaian baik,” pungkas Amal. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Moment Prancis Juara UEFA Nations League Menjadi Spesial Bagi Antoine Griezman

Jakarta – Dalam laga final UEFA Nations League yang digelar di San Siro, Minggu (10/10/2021) ...