Home > Berita Liga Italia > Pemain Serie A Akan Kembali Berlatih Usai Italia Cabut Kebijakan Lockdown

Pemain Serie A Akan Kembali Berlatih Usai Italia Cabut Kebijakan Lockdown

Milan – Para pemain Serie A Italia diizinkan untuk kembali menggelar latihan secara individu di tempat latihan klub mulai 4 Mei dan seterusnya, demikian informasi langsung dari pemerintah Italia pada Minggu (26/04/2020) malam waktu setempat.

Kompetisi sepakbola di negeri Pizza itu telah dihentikan sejak awal Maret karena wabah virus corona, dengan Italia menjadi salah satu negara yang paling terdampak oleh krisis tersebut.

Hingga Senin (27/04/2020) pagi WIB, lebih dari 197.000 kasus positif telah tercatat secara nasional, sementara dilaporkan ada 26.644 orang yang meninggal.

Namun jumlah infeksi harian dilaporkan telah menurun dalam beberapa minggu terakhir menyusul kebijakan lockdown yang ketat.

Dan dengan keberhasilan itu, perdana menteri Giuseppe Conte secara perlahan mencabut aturan tersebut, dengan sepakbola menjadi satu yang juga akan mendapat aktifitas lebih.

“Dari 4 Mei dan seterusnya, atlet profesional dan mereka yang berkepentingan nasional akan dapat berlatih sambil mengikuti aturan jarak sosial di balik pintu tertutup,” terang Conte di konferensi pers yang diadakan pada Minggu.

Sementara fase awal latihan individu ini diharapkan berlangsung selama dua minggu, sementara sesi latihan kelompok direncanakan bakal digelar dari 18 Mei.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi kapan Serie A akan kick-off lagi, walau 31 Mei telah disebutkan sebagai tanggal yang memungkinkan.

Sementara itu, menteri olahraga Vincenzo Spadafora mengingatkan bahwa pelonggaran aturan lockdown akan tergantung pada protokol keselamatan yang . . . Gabung . . . dijalankan, selagi menyebut adanya tekanan untuk kembali menggulirkan kompetisi.

“Kami akan melanjutkan latihan untuk olahraga tim mulai 18 Mei, tetapi hanya jika kondisi keselamatan dan keamanannya dapat dikonfirmasi selama beberapa minggu ke depan” kata Spadafora.

“Saya tidak ingin menghukum atau memperlambat kembalinya sepakbola, tetapi saya harus mengatakan ‘kita lihat nanti’ karena perlu ada protokol yang tegas dan pasti demi keselamatan para atlet.

“FIGC (Federasi Sepakbola Italia) tadi malam telah menjabarkan protokolnya namun komite sains menganggapnya tidak memadai, sehingga perlu penyesuaian. Setelah itu, ketika protokol disetujui, kita dapat memutuskan apakah sepakbola bisa kembali dimulai atau tidak.

“Banyak liga di Eropa mengakhiri musim mereka lebih awal, tetapi Serie A tidak mengarah pada penangguhan musim atau bahkan sesi latihan. Kami menerima tekanan yang sangat kuat untuk bisa melanjutkannya kembali.

“Kami menyadari bahwa dunia sepakbola patut dihormati dan didukung, karena itu adalah salah satu sumber daya ekonomi terbesar di negara ini.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Juventus Tempel Terus Gabriel Jesus, Tidak Mau Menyerah Begitu Saja

Kabar mengenai ketertarikan Juventus terhadap Gabriel Jesus masih saja terdengar. Si Nyonya Tua dilaporkan masih intens berkomunikasi ...