Home > Berita Bola > Pemain Brazil Ini Menilai Neymar Bukanlah Seorang Pemimpin

Pemain Brazil Ini Menilai Neymar Bukanlah Seorang Pemimpin

Mantan pemain klub Liga Inggris Manchester United, Rafael da Silva menyebut rekannya sesama Brasil, Neymar, bukan seorang pemimpin dan harus fokus dengan sepak bola.

Pemain Paris Saint-Germain, Neymar Jr ini merupakan pesepak bola yang memiliki kehebatan secara teknis dan tidak bisa diragukan lagi. Hal ini dapat dibuktikan dengan torehannya selama bermain bersama PSG dan Barcelona.

Sudah 174 gol dan 116 assist yang dibuat oleh Neymar saat bermain di Eropa. Dengan performa bagus yang dipertujukan oleh pemain asal Brasil itu membuatnya mengoleksi total 13 trofi bersama PSG dan Barcelona, termasuk memenangkan treble di 2015 dengan tim asal Catalan.

Tapi, selain dikenal sebagai pemain bintang, ia juga menjadi bahan sorotan karena kelakuannya yang sering menciptakan kontroversi. Sebagai pesepak bola yang suka berpesta, ia selalu dibanjiri kritikan.

Begitu juga dengan tingkah lakunya di dalam lapangan saat dia mengolok-olok pemian Borussia Dortmund, Erling Haaland, beberapa waktu lalu. Dalam menyambut Piala Dunia 2022, Timnas Brasil jelas membutuhkan pesepak bola yang berusia 28 tahun ini untuk membantu tim Samba di sektor depan.

Mantan pemain Manchester United, Rafael da Silva percaya Neymar bisa menjadi pemain terbaik dunia apabila terhindar dari kontroversi.

“Kami memang butuh Neymar, sudah pasti. Kami sangat membutuhkan dia. Dia mesti meningkatkan . . . Gabung . . . banyak hal di luar lapangan. Itu penting bagi seorang pesepak bola,” kata Rafael kepada ESPN.

Mantan rekan setim Neymar di Timnas Brasil ini menambahkan kalau banyak yang harus diperbaiki banyak hal di luar lapangan untuk masuk ke lapang.

“Dia perlu memperbaiki banyal hal di luar lapangan untuk masuk lapangan dan melakukan yang terbaik. Kuharap dia bisa melakukannya dan kalau dia begitu, kami punya peluang besar untuk juara,” kata Rafael.

Pemenang Olimpiade 2012 bersama Brasil ini juga mengatakan kalau Neymar sebenarnya bukan pemimpin yang baik saat berada di lapangan hijau.

“Neymar bukanlah pemimpin. Kupikir dia memang buka seorang pemimpin. Dia memang bisa melakukan banyak hal yang sekarang dia sedang lakukan,” kata Rafael.

Sementara itu, Neymar masih santer dikabarkan akan meninggalkan PSG demi kembali ke klub lamanya, Barcelona, di bursa transfer musim panas mendatang.

x

Check Also

Ronaldo Jagokan Mesin Gol Real Madrid Yang Bakalan Raih Ballon d’Or 2021

Jakarta – Beberapa hari lalu, French Football merilis daftar 30 kandidat peraih Ballon d’Or 2021.Daftar ...