Home > Berita Liga Indonesia > Pelatih PSM Tuding PSSI Ambil Keputusan Sepihak Soal Gaji Pemain

Pelatih PSM Tuding PSSI Ambil Keputusan Sepihak Soal Gaji Pemain

Makassar – Juru racik PSM Makassar Bojan Hodak menyesalkan kebijakan PSSI yang mengambil keputusan sepihak mengenai pemotongan gaji pemain hingga 75 persen usai Liga 1 2020 ditunda sementara.

Hodak saat ini berada di Kuala Lumpur usai PSM meliburkan pemain dari sesi latihan bersama. Hodak memahami adanya pemangkasan gaji pemain, pelatih dan ofisial, namun menyesalkan PSSI yang tidak mengajak bicara seluruh elemen terlebih dulu.

“PSSI sudah menunda liga Indonesia (Liga 1). Jika situasinya membaik, sepertinya akan digulirkan kembali 1 Juli, tapi beberapa kompetisi mungkin akan dihilangkan,” ujar Hodak diwartakan laman New Straits Times.

“Federasi Indonesia (PSSI) telah mengizinkan klub untuk memberikan gaji makimal 25 persen kepada pemain selama dua bulan ke depan. Tapi anehnya itu tidak dibicarakan dulu dengan perwakilan pemain atau pelatih.”

Hodak menuturkan, pandemi virus Corona memberikan ancaman serius bagi klub kecil, termasuk di kawasan Asia Tenggara. Butuh waktu setidaknya enam bulan usai krisis berakhir untuk memulikan keuangan klub.

“Semua klub [di dunia] akan menderita jika sepakbola tidak ada selama tiga bula, karena mereka kehilangan pemasukan dari tiket, . . . Gabung . . . sponsor, dan hak siar. Sepakbola tidak akan sama sekalipun pandemi virus Corona berakhir. Klub membutuhkan waktu setidaknya enam sampai 12 bula untuk kembali ke jalur keuangan yang baik,” tutur Hodak.

“Liga papan atas Asia, seperti K-League, J-League, dan Chinese Super League punya uang, dan klub-klub mereka mendapat bantuan dari pengelola. Yang paling saya khawatirkan adalah liga di Asia Tenggara.”

“Beberapa klub bergantung kepada dana dari pemerintah setempat atau pengelola. Saya meyakini dana yang sebelumnya untuk klub dialihkan untuk memerangi COVID-19. Akan menjadi masalah besar bila klub tidak punya banyak sponsor, dan itu membuat mereka makin memburuk dengan banyaknya utang. Pemain akan menderita.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Jelang Liga 2 2021, AHHA PS Pati FC Perkenalkan Jersey Barunya

Jakarta – Menjelang kick-off Liga 2 2021, AHHA PS Pati FC resmi memperkenalkan jersey terbarunya ...