Home > Berita Bola > Pelatih Cambuur Marah Besar Dengan Keputusan Pembatalan Liga Belanda

Pelatih Cambuur Marah Besar Dengan Keputusan Pembatalan Liga Belanda

London – Arsitek tim Cambuur, Henk de Jong, mengumbar kemarahannya dengan keputusan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) yang memutuskan penghentian Liga Belanda musim 2019/20 sekaligus meniadakan promosi dan degradasi.

Pada Jumat (24/04/2020), Eredivisie yang menjadi kompetisi terbaik di Belanda musim 2019/20—yang telah berlangsung 25 hingga 26 pekan—diputuskan selesai tanpa juara, walau Ajax tengah memuncaki klasemen.

Ini menjadi kali pertama Eredivisie tidak memiliki juara dalam sejarah 64 tahun bergulirnya kompetisi.

Dengan demikian, dua tim terbawah Eredivisie, ADO Den Haag dan RKC Waalwijk akan tetap bertahan di Eredivisie musim depan. Sementara Cambuur dan De Graafschap, dua tim teratas di Eerste Divisie, gagal mendapatkan tiket promosi.

“Ini terasa seperti aib terbesar dalam sejarah olahraga Belanda!,” ucap De Jong kepada media Belanda, NOS.

“Saya selalu ingin . . . Gabung . . . melihat yang terbaik dari para pemangku kebijakan. Tetapi, keputusan ini tidak pantas untuk olahraga!.”

“Kami memimpin liga sejak pertengahan Oktober.”

“Suasana klub menguntungkan kami. Tidak masalah ADO Den Haag dan RKC Waalwijk tetap bertahan di Eredivisie, tetapi kami juga berhak untuk bergabung di sana. Ini adalah pukulan besar bagi kami dalam hal olahraga dan keuangan,” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Terlibat Pertengkaran Dengan Egy Maulana Vikri, Pemain Asal Jepang Terancam Dipulangkan

Jakarta – Pemain Michalovce asal Jepang, Takuto Oshima, terancam dipulangkan ke negaranya usai terlibat pertengkaran ...