Home > Berita Bola > Omid Nazari Ungkap Aksi Berlebihan Penonton Sepakbola di Indonesia

Omid Nazari Ungkap Aksi Berlebihan Penonton Sepakbola di Indonesia

Dilansir dari media Swedia, Aftonbladet.se, Omid Nazari mengutarakan apa saja yang membedakan Liga 1 di Indonesia dengan Liga Filipina. Omid Nazari sendiri sejatinya pernah bermain di kompetisi Liga Filipina dari musim 2017 bersama klub Ceres Negros. Ia baru didatangkan Persib Bandung pada pertengahan musim 2019.

“Musim panas lalu, saya akhirnya memilih untuk meninggalkan Filipina.”

“Saya banyak mendengar klub Indonesia, Persib, dan di Asia Tenggara itu adalah klub yang sangat besar yang semua orang tahu,” kata Nazari.

Pemain berusia 28 itu lalu membandingkan rasanya bermain di Indonesia dengan di Filipina.

“Kalau Anda membandingkan sepak bola di Indonesia dengan sepak bola di Filipina, perbedaannya sangat total,” katanya.

Menurutnya yang pertama adalah atmosfer penonton di Indonesia yang sangat besar dan jauh dari Filipina.

“Tidak ada yang peduli di Filipina, semuanya berputar kebalikannya dengan sepakbola di Indonesia. Kami biasanya memiliki 30 sampai 40 ribu penonton di pertandingan dan semua orang fanatik.”

“Agak berlebihan di sini. Para penggemar ada yang meninggal saat pertandingan,” kata Nazari.

Nazari bahkan menceritakan cedera yang diperolehnya saat baru bermain beberapa pertandingan bersama Maung Bandung.

“Pada suatu waktu seseorang melempar batu dan mengenai bahu saya.”

“Di saat lain saat sedang menjauhi stadion setelah pertandingan, seseorang melempar batu besar ke bus pemain.” katanya.

“Untungnya mata tidak apa-apa saat batu itu datang, tapi saya harus mendapat jahitan sembilan buah di dahi.”

“Saya . . . Gabung . . . masih memiliki bekas luka itu. Saya baru saja datang ke Indonesia saat hal itu terjadi. Saya rasa itu adalah pertandingan kedua saya di Indonesia,” kata Nazari.

Lalu yang membedakan adalah ketenaran klub-klub indonesia yang mempunyai jumlah pengikut yang banyak di media sosial. Terlebih akun medsos klub yang sekarang dibelanya, Persib, yang menduduki peringkat teratas dengan jumlah pengikut paling tinggi.

“Klub saya, Persib, sangat populer. Saya sudah mendengar kalau mereka berada di peringkat 25 teratas di media sosial di seluruh dunia,” katanya.

Saking populernya Nazari bahkan mendapatkan banyak sekali notifikasi yang masuk di akun medsos miliknya.

“Saya tidak mengetahuinya sendiri saat saya sampai di sana, tapi segera setelah saya bergabung ke Persib, telepon terus memantulkan pemberitahuan masuk.”

“Hari ini saya memiliki hampir 400.000 pengikut di Instagram. Seseorang mengatakan kepada saya bahwa Victor Lindelof adalah satu-satunya pemain di tim nasional Swedia yang memiliki lebih banyak pengikut,” kata Omid Nazari.

x

Check Also

Pemerintah Akan Izinkan Penonton Hadir di Stadion Dengan Persyaratan

Jakarta – Kabar gembira bagi para suporter dan pecinta sepak bola Indonesia karena pemerintah akan ...