Home > Berita Liga Inggris > Liverpool > Liverpool Batal Rumahkan Karyawan Usai Tuai Banyak Kecaman

Liverpool Batal Rumahkan Karyawan Usai Tuai Banyak Kecaman

London – Liverpool merilis kabar bahwa mereka membatalkan rencana awal mereka untuk merumahkan karyawan dan memanfaatkan skema ‘furlough’ atau mengandalkan bantuan dana dari pemerintah Inggris untuk membayar gaji pegawai.

Klub pemuncak klasemen Liga Primer musim ini mendapat kecaman dari sejumlah pihak atas keputusan mereka sebelumnya yang menolak membayar upah para karyawan, yang harus berdiam diri di rumah, secara penuh di tengah krisis virus corona yang sedang terjadi.

Dengan memanfaatkan skema ‘furlough’, tadinya Liverpool hanya berniat membayar sisa gaji para karyawan mereka usai yang 80 persennya ditutupi oleh dana bantuan dari pemerintah.

Serikat pendukung Liverpool, Spirit of Shankly bahkan sampai meminta penjelasan atas sikap klub, sementara duo legenda, Jamie Carragher dan Stan Collymore juga tak lepas melontarkan kritikan pedas.

Melalui pimpinan eksekutif, Peter Moore menjelaskan perubahan keputusan yang dilakukan Liverpool melalui laman resmi klub.

“Kami yakin bahwa . . . Gabung . . . telah mengambil kesimpulan yang salah pekan lalu karena berencana menerapkan ‘Skema Retensi Pekerjaan Coronavirus’ dan merumahkan staf karena ditundanya kompetisi,” kata Moore.

“Kami benar-benar minta maaf untuk itu. Niat kami adalah memastikan para karyawan mendapat perlindungan terbaik dari redundansi dan hilangnya pendapatan selama periode ini.”

“Oleh karena itu, kami akan mencari cara alternatif di tengah tak adanya pertandingan sepak bola ini, yang artinya kami tidak akan menerapkan skema bantuan pemerintah.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Staf Manchester City Diludahi Oknum Suporter di Anfield, Begini Respon Liverpool

Manchester – Pihak Liverpool saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap insiden peludahan yang dilakukan oknum ...