Home > Berita Bola > Kasus Suap FIFA Mencuat di Tengah Wabah Corona

Kasus Suap FIFA Mencuat di Tengah Wabah Corona

Jaksa Federal Amerika Serikat mengklaim dakwaan baru kepada Rusia dan Qatar yang diduga melakukan suap untuk mengamankan tiket tuan rumah Piala Dunia. Dakwaan ini merupakan hasil investigasi yang sudah dilakukan sejak lama.

Jaksa Federal Amerika Serikat menduga adanya gurita korupsi di dalam organisasi tertinggi sepak bola dunia itu. Dilansir dari Sportskeeda, beberapa dugaan sudah dilayangkan kepada sejumlah pihak.

Salah satunya adalah kepada mantan Presiden Federasi Sepak Bola Brasil (CBF), Ricardo Teixeira, dan mantan Presiden CONMEBOL yang sudah meninggal, Nicolas Leoz. Kedua petinggi sepak bola asal Amerika Latin itu diduga menerima suap untuk memberikan suara mereka kepada Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Selain itu, Jack Warner, yang merupakan mantan Wakil Presiden FIFA dan mantan Presiden CONCACAF, juga diduga menerima pembayaran sejumlah 5 juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan 82 miliar . . . Gabung . . . rupiah. Uang itu merupakan hadiah untuk memilih Rusia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018.

Jaksa Federal Amerika Serikat juga menemukan bukti bahwa Rafael Salguero, selaku mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Guatemala, sudah menerima suap.

Salguero mengaku menerima suap sebagai imbalan atas suaranya untuk pemilihan Rusia sebagai Piala Dunia 2018. Jumlah uang yang Salguero terima sekitar 1 juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan 16 miliar rupiah.

x

Check Also

Moment Prancis Juara UEFA Nations League Menjadi Spesial Bagi Antoine Griezman

Jakarta – Dalam laga final UEFA Nations League yang digelar di San Siro, Minggu (10/10/2021) ...