Home > Berita Liga Italia > Juventus > Inilah Yang Dirasakan Dybala Saat Mengidap Corona

Inilah Yang Dirasakan Dybala Saat Mengidap Corona

Turin – Paulo Dybala tak membantah jika dirinya sempat dilanda ketakutan usai dinyatakan positif terpapar virus corona awal bulan ini, sembari mengungkapkan ada pembicaraan yang dilakukan di Juventus sebelum semua pemain setuju menerima pemangkasan gaji empat bulan.

Dybala menjadi salah satu dari tiga pemain Si Nyonya Tua yang dinyatakan positif terpapar COVID-19, bersama dengan Daniele Rugani dan Blaise Matuidi.

Sejumlah pemain dari berbagai klub di Serie A juga didiagnosis mengalami hal serupa, yang memaksa aktifitas sepakbola di Italia musim ini ditunda tanpa batas waktu.

Italia merupakan negara yang paling parah terkena dampak virus corona, dengan catatan 105.792 kasus sejauh ini dan angka kematian sebesar 12.428.

Pemerintah Italia telah menerapkan kebijakan lockdown demi meredam penyebaran virus, dan memaksa para penduduk di sana untuk tetap berada di rumah dan menutup semua toko-toko yang tidak menjual kebutuhan sehari-hari serta medis.

Dybala telah mengisolasi dirinya bersama dengan sang pacar, Oriana Sabatini sejak positif terjangkit virus corona, dan memberikan kabar terbaru mengenai kondisinya.

Sang bintang berusia 26 tahun itu mengatakan kondisinya sudah jauh lebih baik melalui akun Twitter milik Juventus, dan sekarang membagikan pengalamannya selama mengalami gejala.

“Saya menderita batuk yang buruk, saya merasa lelah dan ketika saya tidur, saya merasa kedinginan. Awalnya, saya tidak memikirkan tentang apa yang mungkin terjadi, namun itu terjadi pada dua rekan setim lainnya dan saya yang terakhir,” kata Dybala dalam wawancara dengan Federasi Sepakbola Argentina (AFA).

“Kami [Dybala dan kekasihnya] mengalami sakit kepala, tapi disarankan untuk tidak melakukan apa pun. . . . Gabung . . . Klub memberi kami vitamin dan lama kelamaan kami merasa lebih baik.”

“Itu menyerang psikologis. Awalnya merasa takut, tapi sekarang baik-baik saja. Belakangan ini saya tidak memiliki gejala.”

“Dulu saya cepat lelah. Saya ingin berlatih, namun setelah lima menit saya kehabisan napas, dan saat itulah kami menyadari ada sesuatu yang tidak beres, kemudian tes menunjukkan bahwa kami positif terkena virus.”

“Banyak orang meninggal di sini setiap harinya, keadaannya sangat buruk. Mereka di sini tidak bisa menangani kasus ini lagi, itulah sebabnya banyak negara mengirimkan dokter mereka. Ini bukan kebohongan, Anda harus berhati-hati. Orang-orang harus tetap berada di rumah.”

Pekan lalu, dilaporkan bahwa Juve telah memotong gaji pelatih Maurizio Sarri dan semua pemain hingga Juni, demi membatasi kerugian finansial klub selama masa vakum kompetisi.

Dybala kemudian mengungkapkan bahwa keputusan tersebut disetujui oleh para pemain setelah kapten Giorgio Chiellini memimpin sebuah rapat melalui dunia maya.

“Chiellini berbicara kepada presiden, lalu para pemain,” katanya. “Kami membicarakannya, ada pendapat yang berbeda, ada pemain yang kurang satu atau dua pertandingan untuk bisa mencapai klausul itu, tapi ini adalah hal terbaik untuk dilakukan.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Erling Haaland

Kesempatan Emas Terlewatkan Ketika Erling Haaland Hampir Saja Gabung Juventus Di Tahun 2017 Lalu

Jakarta – Tenyata pada 2017 lalu sebelum Erling Haaland bersinar bersama RB Salzburg hingga jadi ...