Home > Berita Bola > Curhatan Pelatih Fisik Persita Soal Pemotongan Gaji 90 Persen

Curhatan Pelatih Fisik Persita Soal Pemotongan Gaji 90 Persen

Persita Tangerang sudah memutuskan untuk membayar para pemain dan pelatih sebesar 10 persen saja dari nilai kontrak selama kompetisi Shopee Liga 1 2020 ditunda. Besaran gaji Persita itu lebih kecil dari anjuran PSSI, yang mengizinkan klub membayar gaji sampai maksimal 25 persen.

Walau begitu, Persita tetap membayar penuh gaji untuk bulan Maret. Pelatih fisik Persita, Muchtar Hendra, tetap mensyukuri keputusan itu dan menerimanya dengan hati yang ikhlas.

“Saya tetap lapang dada menerima keputusan manajemen. Mungkin ini adalah yang terbaik untuk tim daripada tidak ada pembayaran sama sekali karena tim diliburkan,” kataya.

Ia menambahkan kalau dirinya masih bisa mendapat penghasilan lain sebagai dosen di salah satu universitas. Sementara itu manajer Persita, I Nyoman Suryanthara, mengaku cukup berat mengambil keputusan itu.

“Memang berat, tapi kami sudah mengupayakan segala kemungkinan yang terbaik untuk pemain, pelatih, dan ofisial sebelum . . . Gabung . . . keputusan ini diambil,” kata Nyoman.

“Kami juga sudah membayarkan gaji bulan Maret secara penuh walau ada arahan PSSI bahwa klub bisa membayar gaji tim maksimal 25 persen sejak Maret,” katanya.

“Bagaimanapun juga, penghentian kompetisi sementara ini memang pasti berdampak kurang baik, terutama untuk pemasukan klub.”

“Kami mau tidak mau harus menyesuaikan diri untuk bisa menjamin kelangsungan operasional tim ke depannya. Jadi, keputusan ini sudah kami perhitungkan secara matang,” katanya.

x

Check Also

Mbappe

Gol Mbappe Di Final UEFA Nations League Dinilai Tidak Masuk Akal

Jakarta – Prancis keluar sebagai pemenang dan juara dari final UEFA Nations League dengan skor ...