Home > Berita Liga Indonesia > CEO PSIS Tegaskan Sulit Gelar Pertandingan Tanpa Penonton

CEO PSIS Tegaskan Sulit Gelar Pertandingan Tanpa Penonton

Semarang – CEO PSIS Semarang AS Sukawijaya menyampaikan, melangsungkan laga sepakbola tanpa penonton akan sulit dilakukan, walau masa krisis akibat wabah virus Corona berakhir.

PSSI sebelumnya telah memberikan label force majeure sampai Juni, sehingga semua pertandingan, baik Liga 1 maupun 2 ditangguhkan untuk sementara waktu. Kompetisi sepakbola profesional itu kemungkinan bergulir kembali pada Juli.

Hanya saja, AS Sukawijaya pesimistis hal itu bisa dilakukan. Sosok yang biasa disapa Yoyok ini menilai, setelah krisis berakhir, selanjutnya akan ada masa pemulihan dan normalisasi pascapandemi.

Menurut Yoyok, walau partai dilakukan tanpa penonton, mobilisasi masyarakat tetap ada, mengingat pertandingan membutuhkan keberadaan panitia pelaksana (panpel). Ini juga berbuntut kepada izin dari kepolisian.

“Harus diakui situasinya sulit untuk merespons usulan tetap menggelar pertandingan tanpa penonton . . . Gabung . . . setelah status tanggap darurat akibat penyebaran COVID-19 berlalu,” ujar Yoyok dilansir laman resmi PSSI.

“Menjalankan pertandingan tanpa penonton akan berdampak kerugian pada PSSI dan klub karena 80 persen pendanaan didapat dari sponsor dan penjualan tiket.”

“Dalam kondisi ini memang harus dilakukan penghentian keseluruhan olahraga, baik itu dengan penonton maupun tanpa penonton dalam pertandingan.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Gibran Sindir Pemain AHHA PS Pati FC Jago Kungfu, Begini Respon Kocak Atta Halilintar

Jakarta – Chairman AHHA PS Pati FC, Atta Halilintar, memberikan respon kocak atas sindiran yang ...