Home > Berita Liga Inggris > Arsenal > Arsenal Hadapi Konflik Usai Para Pemain Tolak Pangkas Gaji

Arsenal Hadapi Konflik Usai Para Pemain Tolak Pangkas Gaji

Klub Liga Inggris, Arsenal, menghadapi konflik internal setelah para pemainnya menolak pemotongan gaji sebesar 12,5 persen apabila mereka gagal mencapai Liga Champions musim depan.

Dilansir dari Sport Mirror, dewan Arsenal berencana memotong gaji pemain untuk menyelematkan kondisi keuangan klub yang makin terpuruk sejak krisis pandemi virus corona melanda dunia.

Salah satu dari 5 poin rencana itu menyebutkan bahwa pemain akan dipotong gajinya sebesar 12,5 persen selama satu tahun bila The Gunners gagal mencapai Liga Champions musim depan.

Tapi,semua uang pemotongan gaji akan kembali ke kantong masing-masing pemain apabila mereka lolos ke turnamen bergengsi Eropa itu. Rencana keuangan itu dikirim kepada salah satu pemainnya, Hector Bellerin, yang merupakan perwakilan Arsenal di Asosiasi Pemain Sepak Bola Profesional Liga Inggris (PFA).

Para pemain Arsenal rupanya menolak tegas rencana itu. Walau begitu, para pemain bersedia membicarakan lagi recana pemotongan gaji dengan klub sampai mencapai kata sepakat.

Penolakan para pemain ini juga didukung oleh PFA yang sudah . . . Gabung . . . menegaskan bahwa klub Liga Inggris harus mematuhi rencana penundaan gaji sebesar 30 persen yang disetujui oleh 20 klub.


Diketahui, Arsenal sudah cukup lama absen dari turnamen Liga Champions sejak 2017. Mereka juga terancam gagal lolos ke Liga Champions musim depan setelah hanya menduduki peringkat kesembilan dengan selisih delapan poin dari Chelsea sebelum Liga Inggris dihentikan karena Covid-19.

Di musim ini tim asuhan Mikel Arteta itu baru 9 kali menang dari 28 pertandingan dengan 13 di antaranya meraih hasil imbang serta 6 kali kalah.

x

Check Also

Napoli Berhasil Kalahkan Legia Warsawa Dengan Skor Akhir 3-0

Jakarta – Dalam laga matchday ke 3 Liga Europa 2021/22, Napoli sukses mengalahkan Legia Warsawa ...