Home > Berita Liga Indonesia > Arema FC > Arema Ikut Angkat Bicara Soal Wacana Penghentian Liga 1 2020

Arema Ikut Angkat Bicara Soal Wacana Penghentian Liga 1 2020

Manajer Umum Arema FC, Ruddy Widodo, menanggapi masalah penghentian kompetisi Shopee Liga 1 2020. Menurutnya, apakah kompetisi mau dihentikan atau dilanjutkan, klub berjulukan Singo Edan itu tetap akan mengikuti arahan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Sebelumnya usulan penghentian Shopee Liga 1 2020 muncul dari anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI sekaligus Direktur Madura United, Haruna Soemitro.

Petinggi Madura United itu mengusulkan untuk menyetop Shopee Liga 1 2020 karena apabila dilanjutkan, jadwalnya akan berdekatan dengan bursa transfer yang dibuka FIFA pada pekan kedua bulan Juli.

Hal itu dinilai tidak ideal dan penghentian kompetisi adalah pilihan terbaik agar masing-masing klub bisa lebih fokus ke Liga 1 2021. Ruddy Widodo mengatakan bahwa memang membuat keputusan untuk saat ini adalah hal yang sulit untuk semua petinggi klub ataupun pemimpin federasi.

Apabila kompetisi Shopee Liga 1 2020 dihentikan permanen, hal itu harus dilakukan melalui banyak pertimbangan dan tentu tidak akan mudah. Tapi, untuk saat ini Arema FC mengaku percaya dan yakin pada keputusan PSSI ke depannya pasti yang terbaik.

“Kami yakin saat ini PSSI sedang berproses memikirkan bagaimana sebaiknya kompetisi ini. Banyak dari anggota Exco yang kebetulan dulu juga pernah memegang klub,” kata Ruddy Widodo.

“Jadi, pasti mereka juga bisa merasakan apa yang dialami klub saat ini,” katanya.

Ruddy memahami bahwa situasi saat ini memang sulit untuk ditentukan karena apabila kompetisi berlanjut . . . Gabung . . . belum tentu kondisi sudah aman dan kondusif. Menurutnya apabila berdekatan dengan bursa transfer, klub tidak mungkin melakukan evaluasi pemain.

Hal itu mengingat mereka hanya sedikit menjalani pertandingan sebelum bursa transfer dibuka dan tentu hal itu akan sangat berpengaruh untuk klub ke depannya.

Mengingat hal itu, Ruddy mengatakan untuk penghentian ataupun dilanjutkannya kompetisi saat ini, yang menentukan adalah soal kehidupan dan bukan lagi penghidupan. PSSI pun diminta berhati-hati dalam mengambil keputusan dan tentu dengan banyak pertimbangan.

“Ya, ini soal kehidupan bukan penghidupan. Semoga badai ini cepat berlalu,” kata Ruddy.

Arema FC pun mengaku bahwa sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai jadwal pertandingan Liga 1 2020 yang ditunda sampai 29 Mei mendatang. Tapi, walau belum ada kejelasan, ia mengaku Singo Edan tetap akan mengikuti arahan dari pemimpin federasi sepak bola Indonesia.

“Kalau soal jadwal, belum ada dari LIB. Tapi, Arema FC akan mengikuti apapun arahan dari PSSI, semoga itu yang terbaik,” kata Ruddy Widodo lagi.

x

Check Also

Tim Sepak Bola Papua Raih Emas Usai Kalahkan Aceh di Final PON

Jayapura – Tim sepak bola putra Papua berhasil menyabet medali emas PON XX Papua 2020 ...