Home > Berita Bola > Persita Perpanjang Masa Libur Pemain Demi Cegah Corona

Persita Perpanjang Masa Libur Pemain Demi Cegah Corona

Persita Tangerang berencana akan menambah waktu libur pemain demi mengantisipasi penyebaran virus corona. Virus corona mulai menyebar pada beberapa daerah penting di Indonesia. Hal ini pun membuat PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sepakat meliburkan kompetisi.

Tidak tanggung-tanggung, PSSI dan PT LIB sepakat bahwa kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan diliburkan dua pekan demi mencegah penyebaran virus corona di kalangan pemain sepak bola. Alhasil, dengan diliburkannya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 akibat virus corona, praktis klub-klub juga meliburkan pemainnya.

Persita Tangerang misalnya, mereka masih mencari pilihan terbaik untuk menjalankan progam klub di tengah wabah virus corona di tanah air. Bahkan tidak menutup kemungkinan, Persita Tangerang akan menambah masa libur pemain hingga situasi kondusif.

Manajer Persita Tangerang, I Nyoman Suryanthara, membenarkan akan memperpanjang masa libur pemain sampai situasi terkait penyebaran virus corona dapat segera diatasi.

“Sekarang kita setelah pertandingan terakhir kita libur dulu sampai empat hari, nanti kita lihat kondisinya dua hari ke depan seperti apa,” kata I Nyoman Suryanthara.

“Kalau kondisinya belum memungkinkan kita liburkan lagi para pemain,” kata I Nyoman Suryanthara.

Rencana awal para pemain akan kembali berkumpul pada Kamis besok pasca diliburkan setelah menjalani pertanding tandang melawan Tira-Persikabo. Tapi masih dilakukan penanganan Covid-19 di tanah air serta diperkuat dengan dihentikannya kompetisi oleh PSSI dan PT LIB membuat manajemen harus memutar otak untuk melindungi seluruh pemain dan staf ofisial.

“Sekarang kita libur 4 hari, nanti kita Kamis baru berkumpul lagi dan kita lihat lagi kalau keadaan membaik kita kumpul semua,” kata I Nyoman Suryanthara.

x

Check Also

Pemotongan Gaji Jadi Alasan Pennanen Tinggalkan Tira Persikabo

Pemain asing Tira Persikabo, Petteri Pennanen, baru saja membuat gempar publik Indonesia karena keputusannya pergi ...