Home > Berita Bola > Kompetisi Sepakbola di Negara Eropa Ini Masih Berjalan

Kompetisi Sepakbola di Negara Eropa Ini Masih Berjalan

London – Mantan punggawa Arsenal dan Barcelona Aleksandr Hleb mengungkap situasi Belarusia di tengah wabah virus corona secara global. Ia bahkan meminta Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo untuk bermain di negaranya karena presiden menolak menangguhkan kompetisi sepakbola.

Saat mayoritas pemerintah di seluruh dunia memilih kebijakan penangguhan seluruh kegiatan olahraga sebagai upaya meredam penyebaran covid-19, kompetisi teratas Belarusia tetap berjalan seperti biasa, dengan Energetyk-BGU menghadapi BATE Borisov.

Hleb sendiri bisa kondisi tersebut di seluruh dunia dan ia serta keluarga tetap berdiam diri di rumah. Namun, ia juga mempertanyakan keputusan kontroversial presiden Alexander Lukashenko.

Seluruh dunia sekarang menonton liga Belarusia,” ucap Hleb kepada The Sun. “Semua orang harus menonton televisi dan menyaksikan kami.

Ketika NHL menutup musim, banyak pemain hoki es pergi ke Rusia untuk bermain, Mungkin Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo bisa datang ke liga Belarusia untuk main.

“Ini satu-satunya tempat di Eropa di mana Anda bisa main sepakbola. Setidaknya orang Belarusia akan senang.”

Presiden Lukashenko baru-baru ini mengeluarkan pernyataan santai terkait COvid-19. “Orang-orang bekerja dengan traktor, tidak ada yang membicarakan tentang virus. Di desa-desa, traktor akan menyembuhkan semua orang. Sawah menyembuhkan semua orang.”

Walau negaranya terkesan tidak peduli, tidak dengan Hleb. “Virus corona menutup Liga Champions dan Liga Europa. Ini bagus, karena Anda harus berusaha dan menghentikannya. UEFA melakukan hal benar.

Tapi Di Belarusia, sepertinya tidak ada yang peduli. Ini luar biasa Mungkin dalam satu atau dua pekan kita akan berhenti di sini. Mungkin presiden kami hanya menunggu melihat apa yang terjadi dengan virus ini.

“Semua orang di sini tahu apa yang terjadi di Italia dan Spanyol, Tidak terlihat bagus. Tapi di negara kami, orang di pemerintahan percaya ini tidak seekstrem yang diberitakan.

Banyak orang muda dan pelajar di sini berpikir seperti itu. Saya tetap di rumah dengan keluarga. Ketika saya pergi, jalanan dan restoran tetap sibuk. Mereka tidak peduli. Saya peduli kesehatan saya dan keluarga saya. Saya tetap meminimalkan kontak.

“Sangat sulit menjelaskan negara kami. Semua liga ditutup tapi kami kelihatannya tidak berpikir ini sebuah masalah. Mengapa? Saya tidak tahu.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Manchester United Tawar Koulibaly Rp 1,27 Triliun, Napoli Menolak

Pemain bek tengah Napoli, Kalidou Koulibaly, sudah menjadi salah satu pemain yang diburu jelang dibukanya ...